540 Bayi Lahir Sumbing Tiap Hari, 3 Lembaga Inisiatif Gelar Operasi Gratis
Selasa, 15 Juni 2021 - 21:21 WIB
loading...
A
A
A
Terkait masalah ini, dalam rangka HUT Kedokteran dan Kesehatan Polisi Republik Indonesia (DOKKES POLRI) ke-75 serta RS Bhayangkara Pusat Raden Said Sukanto ke-55, diadakanlah bakti sosial berupa operasi bibir sumbing dan sumbing langit-langit gratis terhadap 1.000 anak di seluruh Indonesia. Kegiatan ini merupakan kerja sama antara Smile Train Indonesia dengan PUSDOKKES POLRI dan PERAPI.
Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan POLRI Brigjen. Pol. Dr. dr. Rusdianto, M.M, M.Si, DFM mengatakan, pihaknya turut prihatin akan tingginya jumlah kasus bibir sumbing di Indonesia.
"Oleh sebab itu, PUSDOKKES POLRI untuk kedua kalinya mengadakan Bakti Sosial Operasi Gratis Bibir Sumbing serentak di seluruh Indonesia, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di masa adaptasi baru. Ini merupakan bagian dari dedikasi PUSDOKKES POLRI kepada negara untuk mewujudkan anak-anak Indonesia yang lebih sehat," kata Brigjen. Pol. Rusdianto.
Sementara itu Country Manager Smile Train Indonesia Deasy Larasati mengatakan, saat pandemi kegiatan operasi bibir sumbing gratis yang dilakukan oleh lembaganya sempat terhenti total selama enam bulan. Padahal sebelumnya lembaga nirlaba dunia ini selalu melakukan 600 operasi tiap bulan di Indonesia.
“Selama satu tahun terakhir, kita semua mengalami dampak pandemi. Termasuk kami di Smile Train Indonesia. Namun, kami tetap semangat untuk berupaya agar pasien-pasien kami mendapat pelayanan dan menjalani hidup dengan lebih baik," kata Deasy.
Kepala Pusat Kedokteran dan Kesehatan POLRI Brigjen. Pol. Dr. dr. Rusdianto, M.M, M.Si, DFM mengatakan, pihaknya turut prihatin akan tingginya jumlah kasus bibir sumbing di Indonesia.
"Oleh sebab itu, PUSDOKKES POLRI untuk kedua kalinya mengadakan Bakti Sosial Operasi Gratis Bibir Sumbing serentak di seluruh Indonesia, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di masa adaptasi baru. Ini merupakan bagian dari dedikasi PUSDOKKES POLRI kepada negara untuk mewujudkan anak-anak Indonesia yang lebih sehat," kata Brigjen. Pol. Rusdianto.
Sementara itu Country Manager Smile Train Indonesia Deasy Larasati mengatakan, saat pandemi kegiatan operasi bibir sumbing gratis yang dilakukan oleh lembaganya sempat terhenti total selama enam bulan. Padahal sebelumnya lembaga nirlaba dunia ini selalu melakukan 600 operasi tiap bulan di Indonesia.
“Selama satu tahun terakhir, kita semua mengalami dampak pandemi. Termasuk kami di Smile Train Indonesia. Namun, kami tetap semangat untuk berupaya agar pasien-pasien kami mendapat pelayanan dan menjalani hidup dengan lebih baik," kata Deasy.
Lihat Juga :