Ini Sejarah Tragis 'Youth Day' yang Diperingati Setiap 16 Juni
Rabu, 16 Juni 2021 - 11:09 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: 5 Filsuf Perempuan yang Jarang Diketahui, dari Eropa hingga Asia
Selain perayaan, Youth Day dirayakan dengan cara memberikan edukasi mengenai hak-hak anak yang masih harus diperjuangkan dan mengenang jasa para pahlawan cilik di masa lampau. Anak-anak muda juga merayakan Youth Day dengan menolong anak-anak yang kurang beruntung. Pertolongan tersebut dapat berupa donasi, pengajaran, atau pemberian obat-obatan.
CARA WISATAWAN MERAYAKAN YOUTH DAY
![Ini Sejarah Tragis 'Youth Day' yang Diperingati Setiap 16 Juni]()
Foto: African Travel Canvas
Sebelum pandemi melanda dunia, para turis yang kebetulan datang pada Juni bisa ikut merayakan Youth Day di Afrika dengan mengunjungi Vilakazi Street di kawasan Soweto.
Salah satu kegiatan populer yang sering dilakukan wisatawan adalah berkunjung ke Museum Nasional Nelson Mandela. Museum tersebut merupakan tempat tinggal Nelson Mandela dari 1946 sampai 1962. Ia mendonasikan rumah itu dan negara mendeklarasikannya sebagai museum nasional.
Selain berkunjung ke museum, wisatawan juga bisa menempuh June 16 Trail, yaitu rute yang ditempuh anak-anak muda ketika pemberontakan Sowato pecah 45 tahun silam.
HAK-HAK ANAK DI AFRIKA SELATAN YANG MASIH HARUS DIPERJUANGKAN
![Ini Sejarah Tragis 'Youth Day' yang Diperingati Setiap 16 Juni]()
Foto: UNICEF
Selain perayaan, Youth Day dirayakan dengan cara memberikan edukasi mengenai hak-hak anak yang masih harus diperjuangkan dan mengenang jasa para pahlawan cilik di masa lampau. Anak-anak muda juga merayakan Youth Day dengan menolong anak-anak yang kurang beruntung. Pertolongan tersebut dapat berupa donasi, pengajaran, atau pemberian obat-obatan.
CARA WISATAWAN MERAYAKAN YOUTH DAY
.jpg)
Foto: African Travel Canvas
Sebelum pandemi melanda dunia, para turis yang kebetulan datang pada Juni bisa ikut merayakan Youth Day di Afrika dengan mengunjungi Vilakazi Street di kawasan Soweto.
Salah satu kegiatan populer yang sering dilakukan wisatawan adalah berkunjung ke Museum Nasional Nelson Mandela. Museum tersebut merupakan tempat tinggal Nelson Mandela dari 1946 sampai 1962. Ia mendonasikan rumah itu dan negara mendeklarasikannya sebagai museum nasional.
Selain berkunjung ke museum, wisatawan juga bisa menempuh June 16 Trail, yaitu rute yang ditempuh anak-anak muda ketika pemberontakan Sowato pecah 45 tahun silam.
HAK-HAK ANAK DI AFRIKA SELATAN YANG MASIH HARUS DIPERJUANGKAN
.jpg)
Foto: UNICEF
Lihat Juga :