Mengapa Banyak Artis Terjerat Narkoba, Baca Beritanya di News RCTI+

Selasa, 22 Juni 2021 - 12:16 WIB
loading...
A A A
Intinya, narkoba sudah ada di sekitar kita. Narkoba dekat dengan kita. Sehingga kewaspadaan sangat diperlukan agar kita atau keluarga tidak sampai tergoda dan terjerumus dalam kehidupan "neraka" para bandar narkoba. Ingat, para bandar sangat lihai dalam mencari mangsa. Mungkin awalnya diberi gratis namun ketika sudah ketagihan, para korbannya terpaksa akan terus membelinya. Ketika para pengguna ini sakau, mereka akan melakukan apa saja untuk mendapatkan narkoba. Tak jarang para pengguna ini akan tergoda menjadi pengedar hingga bandar agar mendapatkan narkoba secara gratis. Bahkan seringkali mereka mendapat keuntungan berlipat dari berjualan narkoba. Keenakan, mereka pun akhirnya terjun ke bisnis narkoba. Ya, ibaratnya seperti lingkaran setan yang sangat susah untuk diberantas.

Meski pemerintah Indonesia sudah menetapkan status darurat narkoba, namun angka pelanggarannya terus naik setiap tahun. Bahkan, Indonesia tidak lagi jadi pasar narkoba. Indonesia kini sudah dikenal menjadi produsen narkoba yang sangat massif. Aparat keamanan berhasil membongkar sejumlah pabrik narkoba di berbagai daerah. Sangat mencengangkan. Misalnya pada 2005 lalu, aparat menggerebek pabrik narkoba dengan omset Rp50 miliar per minggu di Kabupaten Serang, Banten. Dalam sehari, mereka mampu memproduksi 1 juta pil ekstasi. Itu salah satu bukti bahwa Indonesia sudah menjadi salah satu produsen besar narkoba dunia.

Kejahatan narkoba memang sudah sangat mengkhawatirkan. Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly menyebut bahwa hampir separuh napi yang menghuni lapas dan rutan adalah warga binaan kasus narkoba. Narkoba tak hanya merusak generasi muda, namun secara ekonomi sangat merugikan. Badan Narkotika Nasional (BNN) menyebut berdasarkan survei pada 2019, kerugian ekonomi yang muncul akibat kasus narkoba mencapai Rp84 triliun. Dan trennya cenderung meningkat setiap tahun.

Mengapa narkoba sangat sulit dihilangkan bahkan trennya cenderung naik? Penegakan hukum yang kurang serius dinilai menjadi salah satu penyebabnya. Hukuman para pelaku narkoba cenderung masih rendah. Bahkan sekarang para pelaku narkoba hanya direhabilitasi. Ada memang beberapa yang dihukum mati. Namun eksekusinya tidak jelas. Masih banyak para terpidana mati narkoba yang tidak tahu kapan eksekusinya. Tak jarang mereka meninggal duluan sebelum eksekusi. Ketidaktegasan penegakan hukum ini tidak menjadikan efek jera. Keuntungan yang menggiurkan juga menjadikan pelaku narkoba berani nekad terjun dalam bisnis illegal tersebut.

Untuk menumpas penyalahgunaan narkoba, Indonesia memang tidak perlu meniru langkah ekstrem Filipina yang secara massif membunuhi para pelakunya. Indonesia cukup mencontoh penegakan hukum di Malaysia dan Singapura yang tegas terhadap kejahatan narkoba. Karena pengalaman membuktikan kurang tegasnya hukum justru akan menjadikan Indonesia menjadi sasaran empuk perdagangan narkoba internasional. Aparat juga perlu terus mengupdate perangkat hukumnya sehingga bisa menjangkau berbagai jenis narkoba yang terus berkembang.

Fenomena di atas seharusnya menjadi perhatian semua pihak. Kita tak bisa menyerahkan sepenuhnya masalah narkoba ini ke pemerintah dan aparat hukum. Karena jumlah aparat sangat terbatas dibanding jumlah penduduk yang mencapai 260 juta jiwa dan tersebar di seluruh pelosok Nusantara. Sehingga peran serta masyarakat sangat dibutuhkan untuk ikut serta melakukan pengawasan dan pembinaan di lingkungan masing masing akan bahaya narkoba khususnya pada keluarga masing-masing.

BNN menyebut para bandar narkoba sudah merambah desa-desa. Semua desa di Indonesia terindikasi ada praktik penyalahgunaan narkoba dengan level yang berbeda-beda. Bahkan, BNN menduga peredaran narkoba di perdesaan lebih banyak dibanding di perkotaan. Jadi memang terjadi pergeseran peredaran narkoba dari perkotaan ke perdesaan. Fenomena ini sungguh sangat membahayakan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ammar Zoni Menangis...
Ammar Zoni Menangis Dipindah ke Nusakambangan, Sebut Suasana Penjara Mencekam
Ammar Zoni Dipindah...
Ammar Zoni Dipindah ke Nusakambangan, Keluarga Boleh Jenguk Sebulan Sekali secara Virtual
Ammar Zoni Tak Ajukan...
Ammar Zoni Tak Ajukan Banding, Pilih PK untuk Bantah Tuduhan Bandar Narkoba
Ammar Zoni Dipindah...
Ammar Zoni Dipindah ke Lapas Nusakambangan, Kunjungan Keluarga Hanya Virtual
Tak Ajukan Banding,...
Tak Ajukan Banding, Ammar Zoni Segera Dipindah ke Nusakambangan usai Divonis 7 Tahun
Sinopsis Sinetron Turun...
Sinopsis Sinetron 'Turun Ranjang' Eps 21: Naza Putus dengan Natha, Wira Ubah Warisannya
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Sahroni Apresiasi Polisi...
Sahroni Apresiasi Polisi Berhasil Bendung Peredaran Tramadol di Jakpus
Polisi Buru Pemilik...
Polisi Buru Pemilik New Zone Medan sekaligus Diduga Bandar Narkoba
Rekomendasi
Bareskrim Tangkap Kartel...
Bareskrim Tangkap Kartel Narkoba Asal Australia sebelum Terbang dengan Jet Pribadi
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Berita Terkini
Keluarga Bantah Kabar...
Keluarga Bantah Kabar Haji Bolot Meninggal Dunia, Cucu: Hoaks!
Solusi Cerdas Berlibur:...
Solusi Cerdas Berlibur: Perjalanan Nyaman dengan Layanan Paylater
PRJ 2026 Jadi Ruang...
PRJ 2026 Jadi Ruang Kebersamaan Keluarga di Ibu Kota
Liburan Sekolah, Hotel...
Liburan Sekolah, Hotel Ini Tawarkan Misi Seru Petualangan Staycation Keluarga
Raffi Ahmad Buka Suara...
Raffi Ahmad Buka Suara soal Kasus Blueray, Tegaskan Tak Pernah Terima Barang Gratis
Diperiksa Terkait Kasus...
Diperiksa Terkait Kasus Hanania Group, Praz Teguh Akui Sudah Kembalikan Uang Saku
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved