Begini Peraturan Linimasa Alternatif dan Multiverse di MCU

Jum'at, 25 Juni 2021 - 01:51 WIB
loading...
A A A
Di MCU, waktu tidak diperlakukan seperti aliran linear, tapi seperti dimensi lain—dimensi keempat. Jadi, ada kemungkinan bagi karakter-karakternya untuk bergerak di sepanjang dimensi itu, misalnya menjelajah waktu. Konsep perjalanan waktu Endgame didasarkan pada intepretasi teori banyak dunia fisikawan Inggris, David Deutsch. Kapan pun mereka melakukan penjelajahan waktu ke masa lalu di linimasa mereka, itu menyebabkan realitas bercabang—atau, linimasa lain—tapi hanya di titik mereka tiba di masa lalu itu. Perjalanan waktu ke masa depan di linimasa mereka sendiri atau kembali ke linimasa mereka saat ini tidak akan menciptakan cabang linimasa. Namun, perjalanan ke masa lalu bakal menciptakan cabang lini masa, karena itu mengubah jalan peristiwa.

Endgame juga menetapkan kalau mengacaukan benda-benda dengan kekuatan besar atau yang punya dampak besar di linimasa jelas akan menciptakan linimasa alternatif. “Batu Keabadian menciptakan apa yang kamu alami seperti aliran waktu,” kata Ancient One kepada Bruce Banner. Ketika salah satu Batu Keabadian itu, sebagai salah satu benda dengan kekuatan besar, diambil, maka itu menciptakan cabang. Namun, ada lubang di sana. Jika Batu Keabadian ditempatkan kembali di linimasa di momen yang sama dengan ketika batu itu diambil, ini menghapus cabang linimasa seperti linimasa itu tidak pernah terjadi sama sekali. Masalah selesai.

Baca Juga: Penjelajahan Waktu Avengers: Endgame Hambat Deadpool Masuk MCU

3. Terciptanya multiverse MCU
Begini Peraturan Linimasa Alternatif dan Multiverse di MCU

Terciptanya multiverse di MCU diungkapkan di serial Loki. Serial itu menjelaskan kalau siapa pun atau apa pun yang menyimpang dari jalur yang telah ditetapkan Time-Keepers sebagai Linimasa Keramat menyebabkan cabang linimasa. Peristiwa-peristiwa ini dikenal sebagai peristiwa perhubungan (nexus) dan peristiwa ini muncul dengan jendela peluang untuk membalikkan efeknya. Ini artinya, ada jumlah waktu tertentu cabang linimasa bisa ada sebelum jadi permanen. Begitu sebuah linimasa cabang bergaris merah melewati titik tidak bisa kembali, cabang itu menjadi permanen dan berubah menjadi semesta alternatif. Karena mustahil bagi TVA untuk memangkas linimasa-linimasa ini sebelum mereka menjadi garis merah, maka realitas multi ini menciptakan multiverse MCU. Pemboman waktu terhadap Linimasa Keramat yang dilakukan Sylvie di episode 2 membuka pintu multiverse dengan lebar.

Penting untuk dicatat kalau semesta alternatif tidak sama dengan semesta paralel. Di MCU, semesta-semesta alternatif adalah cabang dari linimasa utama yang sama, jadi, secara teori, siapa pun bisa pergi ke semesta-sementa alternatif ini dengan melakukan perjalanan ke berbagai cabang atau ranting di Linimasa Keramat. Di sisi lain, semesta paralel, seperti dua pohon yang tumbuh berdampingan. Mereka bisa terlihat sangat sama, bahkan spesiesnya pun sama, tapi tidak pernah beririsan.

Baca Juga: Ini Alasan Avengers: Endgame Menghindari Multiverse

4. Apakah peristiwa nexus bisa dibalikkan?
Begini Peraturan Linimasa Alternatif dan Multiverse di MCU

Secara teori, peristiwa nexus bisa dibalikkan—kalau ketahuan sejak dini. Itulah mengapa Minuteman TVA selalu menelusuri para varian dan peristiwa nexus dan “memangkasnya” seperti memangkas ranting dari cabang pohon. Mereka cukup memasang charger pe-reset waktu ke cabang linimasa dan menghapus cabang itu sebelum berubah menjadi garis merah. Di atas permukaan, ini sama seperti konsep Endgame yang mengembalikan Batu Keabadian ke tempat mereka yang tepat di linimasa utama. Ini menghentikan terjadinya cabang linimasa. Di Endgame, Batu Keabadian harus dikembalikan ke momen yang sama ketika benda itu diambil dari linimasanya. Alasannya, kalau peristiwa yang menyebabkan cabang linimasa itu tidak pernah terjadi, maka penyimpangan linimasa pun tidak pernah terjadi.

Pendekatan TVA agak berbeda. Alih-alih, TVA tiba di cabang linimasa yang sudah dimulai. “Mengapa kita tidak kembali ke masa sebelum serangan itu ketika varian baru tiba?” tanya Loki ke Mobius. Agen TVA itu mengingatkan Loki kalau mereka tidak bisa melakukannya karena tidak stabilnya peristiwa nexus. “Peristiwa nexus mendestabilisasi aliran waktu. Cabang ini masih berubah dan tumbuh jadi kamu harus muncul di waktu nyata,” jawab Mobius. Belum sepenuhnya jelas mengapa Avengers bisa kembali ke momen yang pas mereka mau, tapi TVA harus melompat ke cabang linimsa yang sudah berjalan, tapi ini bisa jadi karena keberadaan Batu Keabadian yang cukup kuat untuk menstabilkan waktu. Sementara teknologi TVA cukup mengesankan—menghapus cabang linimasa itu bukan perkara mudah, teknologi itu bukanlah kekuatan kosmik yang mentah seperti Batu Keabadian. Atau, ini bisa saja karena tim kreatif Loki tidak sepakat dengan peraturan perjalanan penjelajahan waktu Endgame dan melakukan perubahan agar pas dengan cerita mereka.

Baca Juga: Serial Loki Perkenalkan TVA ke MCU, Ini Penjelasannya

5. MCU kesulitan membuat perjalanan waktu yang tepat
Begini Peraturan Linimasa Alternatif dan Multiverse di MCU

Bahkan meskipun Marvel melakukan yang terbaik untuk menyatukan logika, masih ada sejumlah ketidakkonsistenan dan paradoks liar terkait penjelajahan waktu dan multiverse di MCU. Misalnya, Loki ditangkap TVA karena melakukan kekacauan dengan Tesseract, tapi Avengers tidak diapa-apakan. Loki menutupi perbedaan itu dengan mengklaim kalau peristiwa di Endgame itu memang harus terjadi. Peristiwa itu diperintahan Time-Keepers. Ini bisa jadi karena Time-Keepers tahu kalau Avengers sudah sepakat untuk mengembalikan Batu-Batu Keabadian itu, sehingga menutup cabang linimasa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengenal Doctor Doom,...
Mengenal Doctor Doom, Musuh Kuat Avengers yang akan Hadir di MCU
Nostalgia Film Ghost...
Nostalgia Film Ghost Rider, Ini Deretan Moge Harley-Davidson Ikonik
7+ Antihero Film MCU...
7+ Antihero Film MCU Thunderbolts, Nama Pemain, dan Kekuatannya
Rekomendasi
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Berita Terkini
Kabar Bahagia, Amanda...
Kabar Bahagia, Amanda Manopo dan Kenny Austin Umumkan Kelahiran Anak Pertama
Kris Tomahu, Gery &...
Kris Tomahu, Gery & Gany, dan Samuel Cipta Antusias Tampil di Konser Tehillim - The Heart of Worship
Anneth Delliecia Antusias...
Anneth Delliecia Antusias Meriahkan Konser Tehillim - The Heart of Worship
Konser Tehillim 2026:...
Konser Tehillim 2026: Angel Pieters Ungkap Pesan Mendalam di Balik Lagu Liliana Tanoesoedibjo
Jangan Cuma Top-Up,...
Jangan Cuma Top-Up, Yuk Kelola Saldo ShopeePay Kamu dengan 4 Langkah Ini!
Liliana Tanoesoedibjo...
Liliana Tanoesoedibjo Terima Penghargaan MURI Kartini atas Konser Tehillim - The Heart of Worship
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved