Ini Biang Keladi Covid-19 di Indonesia Melonjak Meski Banyak yang Divaksin
Jum'at, 25 Juni 2021 - 12:00 WIB
loading...
Ini Biang Keladi Covid-19 di Indonesia Melonjak Meski Banyak yang Divaksin. Foto/Sekretariat Kabinet.
A
A
A
JAKARTA - Kasus Covid-19 di Indonesia terus alami pelonjakan setiap hari meski sudah banyak yang divaksin. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat sudah 25.237.997 dosis pertama dan 12.838.745 dosis kedua vaksin Covid-19 diberikan.
Artinya, sudah semakin banyak masyarakat Indonesia yang menerima vaksinasi. Sementara itu, per Kamis (24/6), penambahan kasus konfirmasi positif mencapai angka tertinggi sepanjang sejarah pandemi Covid-19 yaitu 20.574 kasus per hari.
Sehingga, total kasus positif Covid-19 sudah 2.053.995 kasus dengan 55.949 kasus meninggal dunia. Lantas, apakah karena vaksinasi, kasus positif Covid-19 semakin meningkat?
Ketua Satgas Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Prof Zubairi Djoerban menegaskan bahwa lonjakan kasus yang saat ini terjadi bukan karena masifnya vaksinasi di tengah masyarakat.
"Tidak benar bahwa vaksinasi Covid-19 yang membuat lonjakan kasus terjadi sekarang ini. Sudah jelas, dimana pun itu bahwa setelah vaksinasi dilakukan, makin sedikit orang yang sakit," tegas Prof Zubairi.
Baca Juga : Kemenkes Imbau Gunakan 2 Masker, Ini Cara Pemakaian yang Benar
Masalahnya saat ini, kata Prof Zubairi, sekarang yang banyak memenuhi rumah sakit merupakan mereka yang belum divaksin, walau ada satu dua pasien dirawat di rumah sakit sudah divaksinasi Covid-19.
"Walau ada beberapa yang sudah divaksin, mereka kemudian sakit. Ini terjadi di Amerika Serikat dan di inggris," kata Prof Zubairi.
Artinya, sudah semakin banyak masyarakat Indonesia yang menerima vaksinasi. Sementara itu, per Kamis (24/6), penambahan kasus konfirmasi positif mencapai angka tertinggi sepanjang sejarah pandemi Covid-19 yaitu 20.574 kasus per hari.
Sehingga, total kasus positif Covid-19 sudah 2.053.995 kasus dengan 55.949 kasus meninggal dunia. Lantas, apakah karena vaksinasi, kasus positif Covid-19 semakin meningkat?
Ketua Satgas Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Prof Zubairi Djoerban menegaskan bahwa lonjakan kasus yang saat ini terjadi bukan karena masifnya vaksinasi di tengah masyarakat.
"Tidak benar bahwa vaksinasi Covid-19 yang membuat lonjakan kasus terjadi sekarang ini. Sudah jelas, dimana pun itu bahwa setelah vaksinasi dilakukan, makin sedikit orang yang sakit," tegas Prof Zubairi.
Baca Juga : Kemenkes Imbau Gunakan 2 Masker, Ini Cara Pemakaian yang Benar
Masalahnya saat ini, kata Prof Zubairi, sekarang yang banyak memenuhi rumah sakit merupakan mereka yang belum divaksin, walau ada satu dua pasien dirawat di rumah sakit sudah divaksinasi Covid-19.
"Walau ada beberapa yang sudah divaksin, mereka kemudian sakit. Ini terjadi di Amerika Serikat dan di inggris," kata Prof Zubairi.
Lihat Juga :