Takut Makan Nasi karena Kadar Gulanya Tinggi? eMShop Hadir Memberi Solusi
Selasa, 29 Juni 2021 - 17:51 WIB
loading...
Kekhawatiran akan diabetes membuat lahirnya mitos, terutama terkait dampak asupan makanan yang dianggap dapat memicu kadar gula di dalam darah. / Foto: ilustrasi/ist
A
A
A
JAKARTA - Diabetes merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan ciri-ciri berupa tingginya kadar gula (glukosa) darah. Glukosa merupakan sumber energi utama bagi sel tubuh manusia. Glukosa yang menumpuk di dalam darah akibat tidak diserap sel tubuh dengan baik dapat menimbulkan berbagai gangguan organ tubuh. Jika diabetes tidak dikontrol dengan baik maka dapat timbul berbagai komplikasi yang membahayakan nyawa penderita.
Baca juga: Kasus Covid-19 pada Anak Meningkat, Perlukah si Kecil Pakai Masker Ganda?
Kekhawatiran akan diabetes membuat lahirnya mitos, terutama terkait dampak asupan makanan yang dianggap dapat memicu kadar gula di dalam darah. Ada beberapa dari mitos yang beredar di masyarakat itu perlu diluruskan, salah satunya tentang dampak nasi bagi penderita diabetes.
Ada anggapan dari sebagian orang, penderita diabetes tidak boleh makan nasi. Pada kenyataannya, tidak lah demikian. Penderita diabetes diperbolehkan makan nasi, namun dengan porsi yang terbatas.
Trio Macan yang beranggotakan Vira, Nanda dan Elok mengatakan sudah sejak lama mengetahui nasi putih memiliki kandungan gula yang tinggi, sehingga harus membatasi diri mengonsumsi nasi.
Baca juga: Kasus Covid-19 pada Anak Meningkat, Perlukah si Kecil Pakai Masker Ganda?
Kekhawatiran akan diabetes membuat lahirnya mitos, terutama terkait dampak asupan makanan yang dianggap dapat memicu kadar gula di dalam darah. Ada beberapa dari mitos yang beredar di masyarakat itu perlu diluruskan, salah satunya tentang dampak nasi bagi penderita diabetes.
Ada anggapan dari sebagian orang, penderita diabetes tidak boleh makan nasi. Pada kenyataannya, tidak lah demikian. Penderita diabetes diperbolehkan makan nasi, namun dengan porsi yang terbatas.
Trio Macan yang beranggotakan Vira, Nanda dan Elok mengatakan sudah sejak lama mengetahui nasi putih memiliki kandungan gula yang tinggi, sehingga harus membatasi diri mengonsumsi nasi.
Lihat Juga :