Sudah Ada Obat Terapi, Perlukah Divaksin? Begini Kata Vaksinolog
Kamis, 01 Juli 2021 - 19:29 WIB
loading...
Data vaksinasi dari Kementerian Kesehatan mengungkapkan bahwa sampai sekarang sudah lebih dari 13 juta rakyat Indonesia menerima vaksin Covid-19. / Foto: ilustrasi/ist
A
A
A
JAKARTA - Keraguan untuk divaksin masih ada di sebagian kelompok masyarakat. Salah satu penyebabnya adalah maraknya informasi keliru mengenai vaksin Covid-19 .
Baca juga: Tips Aman Antar Pasien Covid-19 ke Rumah Sakit
Meski begitu, data vaksinasi dari Kementerian Kesehatan mengungkapkan bahwa sampai sekarang sudah lebih dari 13 juta rakyat Indonesia menerima vaksin Covid-19. Percepatan vaksinasi pun menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam mengentaskan pandemi ini.
Di sisi lain, ada sebuah anggapan berkembang di masyarakat bahwa 'Buat apa divaksin, kan obat terapi Covid-19 sudah ada!'. Pernyataan seperti ini banyak terdengar di media sosial dan menjadi salah satu penyebab orang ragu divaksin.
Padahal, menurut vaksinolog Dokter Dirga Sakti Rambe, pernyataan tersebut keliru besar. Dua hal berbeda yang ditabrakkan.
Baca juga: Tips Aman Antar Pasien Covid-19 ke Rumah Sakit
Meski begitu, data vaksinasi dari Kementerian Kesehatan mengungkapkan bahwa sampai sekarang sudah lebih dari 13 juta rakyat Indonesia menerima vaksin Covid-19. Percepatan vaksinasi pun menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam mengentaskan pandemi ini.
Di sisi lain, ada sebuah anggapan berkembang di masyarakat bahwa 'Buat apa divaksin, kan obat terapi Covid-19 sudah ada!'. Pernyataan seperti ini banyak terdengar di media sosial dan menjadi salah satu penyebab orang ragu divaksin.
Padahal, menurut vaksinolog Dokter Dirga Sakti Rambe, pernyataan tersebut keliru besar. Dua hal berbeda yang ditabrakkan.
Lihat Juga :