Cegah Gigi Berlubang pada Anak, Orang Tua Wajib Lakukan Pengawasan
Minggu, 04 Juli 2021 - 00:01 WIB
loading...
A
A
A
"Penyakit yang sering terjadi pada mulut anak adalah karies gigi. Biasanya berkembang segera setelah gigi tumbuh (erupsi) yang disebabkan multi factor seperti bakteri, gula, waktu, dan lain-lain. Selain itu radang gusi pada anak dimulai usia 4-5 tahun, kejadiannya mencapai puncak pada masa puberitas pada anak laki-laki usia 13 tahun dan perempuan usia 10 tahun salah satunya disebabkan karena perubahan hormon," jelas Prof Rahmi.
Spesialis gigi anak, drg. Enrita, yang turut hadir sebagai pembicara, menerangkan bahwa kesehatan rongga mulut meliputi kesehatan gigi, gusi, tulang pendukung, dan jaringan lunak mulut, lidah, dan bibir seseorang. Bila ada penyakit pada rongga mulut akan menyebabkan rasa sakit, kesulitan berbicara, makan dan bersosialisasi, memperburuk kondisi kesehatan yang ada serta memengaruhi kualitas hidup.
"Pada usia anak, kebersihan mulut yang buruk tentunya bisa menurunkan kepercayaan diri dan berdampak negatif di sekolah. Untuk itu perlu kiranya orang tua memahami bagaimana cara merawat gigi anaknya mulai dari lahir," kata drg Enrita.
Pada usia anak 0-2 tahun, dia menyebut, orang tua juga perlu mengatur pola pemberian susu dan makanan tambahan pada anak, khususnya saat pemberian asi dan botol susu jangan sampai anak tertidur karena dapat menyebabkan gigi berlubang.
"Selain itu penggunaan botol susu sebaiknya dihentikan setelah anak berusia 1 tahun, latih anak menggunakan gelas atau sedotan. Anak juga harus makan makanan bergizi dan seimbang, hindari makanan manis dan lengket ganti dengan buah dan sayur. Jangan lupa untuk bersihkan rongga mulut anak," lanjutnya.
Untuk usia anak di atas 2 tahun, orang tua juga harus berhati-hati saat memberikan makan pada anak-anak. Dia juga menyarankan jangan mengembuskan makanan karena akan terjadi transfer kuman penyebab gigi berlubang.
Spesialis gigi anak, drg. Enrita, yang turut hadir sebagai pembicara, menerangkan bahwa kesehatan rongga mulut meliputi kesehatan gigi, gusi, tulang pendukung, dan jaringan lunak mulut, lidah, dan bibir seseorang. Bila ada penyakit pada rongga mulut akan menyebabkan rasa sakit, kesulitan berbicara, makan dan bersosialisasi, memperburuk kondisi kesehatan yang ada serta memengaruhi kualitas hidup.
"Pada usia anak, kebersihan mulut yang buruk tentunya bisa menurunkan kepercayaan diri dan berdampak negatif di sekolah. Untuk itu perlu kiranya orang tua memahami bagaimana cara merawat gigi anaknya mulai dari lahir," kata drg Enrita.
Pada usia anak 0-2 tahun, dia menyebut, orang tua juga perlu mengatur pola pemberian susu dan makanan tambahan pada anak, khususnya saat pemberian asi dan botol susu jangan sampai anak tertidur karena dapat menyebabkan gigi berlubang.
"Selain itu penggunaan botol susu sebaiknya dihentikan setelah anak berusia 1 tahun, latih anak menggunakan gelas atau sedotan. Anak juga harus makan makanan bergizi dan seimbang, hindari makanan manis dan lengket ganti dengan buah dan sayur. Jangan lupa untuk bersihkan rongga mulut anak," lanjutnya.
Untuk usia anak di atas 2 tahun, orang tua juga harus berhati-hati saat memberikan makan pada anak-anak. Dia juga menyarankan jangan mengembuskan makanan karena akan terjadi transfer kuman penyebab gigi berlubang.
Lihat Juga :