Tebarkan Kebaikan, Hijacket Ajak 1.000 Ustazah Bergerak Secara Nyata
Sabtu, 10 Juli 2021 - 19:43 WIB
loading...
A
A
A
Hijacket lewat program CSR (Corporate Social Responsibility) yang berupa gerakan "Satu Gerakan, Jutaan Kebaikan" mengajak 1.000 ustazah untuk bergerak secara nyata dengan mengirimkan jaket gratis. Hijacket yakin bahwa satu gerakan ustadzah, berdampak jutaan kebaikan, bisa lewat diri sendiri, murid atau santri, dan banyak hal kebaikan lainnya.
Program tersebut berlangsung selama Juni 2021, dari pengisian formulir pada 5-14 Juni 2021 hingga akhirnya pengiriman secara serentak pada 26 Juni. "Produk Hijacket sudah kami kirimkan serentak, seharusnya sudah sampai semua," ungkap Public Relation Hijacket, Wanda dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (10/7).
Pada saat yang sama, Social Media Specialist Hijacket, Siti Syarifah menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam membangun bangsa. Garda terdepannya adalah para guru atau ustadzah yang menjadikan sebuah ilmu atau pendidikan itu bisa sampai pada murid atau santrinya.
"Pendidikan bukan hanya berkaitan dengan tulis-menulis atau sekadar apa yang ada di papan tulis. Tapi jauh lebih dari itu, juga mencakup cara berpikir, cara bersikap, dan cara berpenampilan oleh guru itu sendiri. Yang nantinya menjadi contoh bagi para santri," terangnya.
Program tersebut berlangsung selama Juni 2021, dari pengisian formulir pada 5-14 Juni 2021 hingga akhirnya pengiriman secara serentak pada 26 Juni. "Produk Hijacket sudah kami kirimkan serentak, seharusnya sudah sampai semua," ungkap Public Relation Hijacket, Wanda dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (10/7).
Pada saat yang sama, Social Media Specialist Hijacket, Siti Syarifah menyampaikan bahwa pendidikan merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam membangun bangsa. Garda terdepannya adalah para guru atau ustadzah yang menjadikan sebuah ilmu atau pendidikan itu bisa sampai pada murid atau santrinya.
"Pendidikan bukan hanya berkaitan dengan tulis-menulis atau sekadar apa yang ada di papan tulis. Tapi jauh lebih dari itu, juga mencakup cara berpikir, cara bersikap, dan cara berpenampilan oleh guru itu sendiri. Yang nantinya menjadi contoh bagi para santri," terangnya.

Lihat Juga :