Sering Mimpi Buruk? Ini Penyebab dan Dampaknya Bagi Kesehatan Mental
Senin, 12 Juli 2021 - 20:14 WIB
loading...
A
A
A
Pada orang dewasa faktor risiko gangguan mimpi buruk banyak terjadi karena riwayat mimpi buruk yang dialaminya. Misalnya seseorang pernah mengalami mimpi buruk tentang hubungannya yang akan berakhir. Tentu hal ini akan membuatnya mengalami kecemasan karena terus memikirkan kemunginan yang akan terjadi apabila mimpi itu menjadi nyata.
Setelah mengalami mimpi buruk, banyak yang percaya mimpi tersebut akan menjadi kenyataan. Mereka yang mengalaminya akan takut, atau bahkan mimpi tersebut pernah benar-benar nyata dialaminya. Hal itu membuat orang akan trauma kalau hal tersebut terjadi lagi.
Berikut ini beberapa dampak mimpi buruk bagi kesehatan mental.
1. DEPRESI
Ketika terbangun dari mimpi buruk orang akan merasa takut dan membuat situasi menjadi traumatis atau mengkhawatirkan. Kemudian akan muncul banyak pertanyaan dalam pikirannya ditambah lagi rasa ketakutannya. Itu yang menyebabkan banyak orang setelah mengalami mimpi buruk akan menangis, sedih, emosional, dan bahkan mengalami depresi.
2. TRAUMA
Ini berkaitan dengan hal buruk yang pernah dialami seseorang seperti kecelakaan, cedera, pelecehan fisik atau seksual, atau peristiwa traumatis lainnya. Orang dengan stres pasca-trauma (PTSD) akan lebih sering mengalami mimpi buruk yang intens ketika menghidupkan kembali peristiwa traumatis.
Gejala PTSD yang memburuk dan sering terjadi dapat menyebabkan insomnia. Trauma juga akan membuat seseorang takut tentang masa depan dan sulit percaya pada orang lain.
3. GANGGUAN BIPOLAR DAN SKIZOFRENIA
Setelah mengalami mimpi buruk, banyak yang percaya mimpi tersebut akan menjadi kenyataan. Mereka yang mengalaminya akan takut, atau bahkan mimpi tersebut pernah benar-benar nyata dialaminya. Hal itu membuat orang akan trauma kalau hal tersebut terjadi lagi.
Berikut ini beberapa dampak mimpi buruk bagi kesehatan mental.
1. DEPRESI
Ketika terbangun dari mimpi buruk orang akan merasa takut dan membuat situasi menjadi traumatis atau mengkhawatirkan. Kemudian akan muncul banyak pertanyaan dalam pikirannya ditambah lagi rasa ketakutannya. Itu yang menyebabkan banyak orang setelah mengalami mimpi buruk akan menangis, sedih, emosional, dan bahkan mengalami depresi.
2. TRAUMA
Ini berkaitan dengan hal buruk yang pernah dialami seseorang seperti kecelakaan, cedera, pelecehan fisik atau seksual, atau peristiwa traumatis lainnya. Orang dengan stres pasca-trauma (PTSD) akan lebih sering mengalami mimpi buruk yang intens ketika menghidupkan kembali peristiwa traumatis.
Gejala PTSD yang memburuk dan sering terjadi dapat menyebabkan insomnia. Trauma juga akan membuat seseorang takut tentang masa depan dan sulit percaya pada orang lain.
3. GANGGUAN BIPOLAR DAN SKIZOFRENIA
Lihat Juga :