Kapendam V Brawijaya Apresiasi Program Vaksinasi MNC Group

loading...
Kapendam V Brawijaya Apresiasi Program Vaksinasi MNC Group
Kodam V Brawijaya mengapresiasi program vaksinasi yang digelar MNC Group di Graha MNC Jalan TAIS Nasution, Surabaya, Kamis (22/7/2021). / Foto: Lukman Hakim
JAKARTA - Kodam V Brawijaya mengapresiasi program vaksinasi yang digelar MNC Group di Graha MNC Jalan TAIS Nasution, Surabaya, Kamis (22/7). Vaksinasi Covid-19 ini diharapkan mampu mempercepat herd immunity atau kekebalan komunitas di Jawa Timur.

Baca juga: Punya Tato Ini di Tubuhnya, Ivan Gunawan Dituding Penganut Iluminati

Kapendam V/Brawijaya, Kolonel Arm Imam Haryadi mengatakan, pihaknya bersama Pemprov Jatim terus menggenjot vaksinasi .

Di Kodam V Brawijaya, terdapat dua strategi vaksinasi antara lain Serbuan Vaksinasi dan Vaksinasi Harian. Kegiatan di Graha MNC ini yang juga bekerjasama dengan Kodam V Brawijaya, termasuk dari vaksinasi harian.



"Vaksinasi harian ini digelar di seluruh titik di Jawa Timur. Dilaksanakan masing-masing Kodim dan Korem. Mereka mempunyai jatah untuk pelaksanaan vaksinasi tiap harinya," ujarnya di sela meninjau vaksinasi di Graha MNC Surabaya, Kamis.

Selain itu, lanjut dia, Kodam V Brawijaya juga menggelar Serbuan Vaksinasi. Kegiatan vaksinasi secara massal ini sudah digelar di sejumlah kota di Jatim. Beberapa di antaranya Surabaya, Malang dan Madiun. Di Surabaya, serbuan vaksinasi sudah digelar dua kali.

"Semua ini kami selenggarakan untuk mempercepat herd immunity. Dalam kurun satu bulan ke depan, targetnya Jatim sudah terbentuk kekebalan kelompok," terangnya.

Dia menambahkan, dalam sehari pihaknya menargetkan bisa melakukan vaksinasi sebanyak 15.000 dosis. Jumlah itu belum termasuk kegiatan serbuan vaksinasi. Saat ini, baru 9,7 juta warga Jatim yang sudah vaksin. Baik dosis pertama maupun kedua. Dari jumlah itu, yang dosis pertama sebanyak 7 juta orang, sedangkan dosis kedua sebanyak 2,7 juta orang.

Baca juga: Agar Saturasi Oksigen Naik, Lakukan Teknik Proning seperti Berikut Ini

Di Jatim sendiri terdapat 40,6 juta penduduk. Dari jumlah itu, sebanyak 31,8 juta warga merupakan sasaran vaksinasi. Dari total sasaran vaksinasi, baru 20 persen yang sudah vaksin dosis pertama. Sedangkan yang sudah vaksin dosis kedua sebanyak 8,5 persen. "Secara kuantitas, vaksinasi di Jatim tertinggi nasional. Tapi dari segi persentase jumlah penduduk, masih kurang," tukasnya.
(nug)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top