Masalah Kulit Ini Bisa Muncul pada Pasien COVID-19
Jum'at, 23 Juli 2021 - 00:20 WIB
loading...
Foto Ilustrasi/Getty Images
A
A
A
JAKARTA - Infeksi COVID-19 mempunyai banyak gejala . Selain batuk kering, demam, anosmia, hingga sesak napas, masalah atau kelainan kulit juga kerap dialami pasien COVID-19.
Salah satunya ruam kulit , yang merupakan salah satu gejala infeksi COVID-19 yang kerap muncul bersamaan dengan sejumlah gejala lain. Diketahui, kejadian infeksi COVID-19 yang bermanifestasi pada kulit dilaporkan sebesar 0,2%-20% di seluruh dunia.
Baca Juga: COVID-19 Menginfeksi Banyak Anak, Apa Perbedaan Gejalanya dengan Orang Dewasa?
Gejala ruam kulit biasanya disertai perdarahan pada kulit berupa ptechiae atau purpura, gatal, rasa terbakar, demam, nyeri otot, dan lemas. Lantas, bagaimana COVID-19 bisa menimbulkan masalah pada kulit?
Dermatologis ZAP Clinic dr. Novi Junita, M Biomed, SpKK mengatakan, hingga kini belum diketahui secara pasti melalui jalur mana virus COVID-19 bisa menginfeksi kulit. Namun, salah satunya, virus ditengarai masuk melalui saluran napas dan mukosa, kemudian menyebar ke peredaran darah sistemik atau seluruh tubuh, yang disebut viremia.
“Normalnya, sepertiga dari peredaran darah sistemik ini akan disuplai ke dalam kulit, sehingga virus juga bisa ikut masuk ke dalam kulit atau disebut penyebaran secara hematogen,” kata dr. Novi Junita melalui siaran pers ZAP Clinic, Kamis (22/7).
Dia menjelaskan, kemungkinan lain adalah, virus masuk ke kulit melalui kontak langsung, di mana seseorang yang memiliki mikrolesi pada kulit bersentuhan langsung dengan droplet penderita COVID-19, misalnya ketika bersalaman.
Salah satunya ruam kulit , yang merupakan salah satu gejala infeksi COVID-19 yang kerap muncul bersamaan dengan sejumlah gejala lain. Diketahui, kejadian infeksi COVID-19 yang bermanifestasi pada kulit dilaporkan sebesar 0,2%-20% di seluruh dunia.
Baca Juga: COVID-19 Menginfeksi Banyak Anak, Apa Perbedaan Gejalanya dengan Orang Dewasa?
Gejala ruam kulit biasanya disertai perdarahan pada kulit berupa ptechiae atau purpura, gatal, rasa terbakar, demam, nyeri otot, dan lemas. Lantas, bagaimana COVID-19 bisa menimbulkan masalah pada kulit?
Dermatologis ZAP Clinic dr. Novi Junita, M Biomed, SpKK mengatakan, hingga kini belum diketahui secara pasti melalui jalur mana virus COVID-19 bisa menginfeksi kulit. Namun, salah satunya, virus ditengarai masuk melalui saluran napas dan mukosa, kemudian menyebar ke peredaran darah sistemik atau seluruh tubuh, yang disebut viremia.
“Normalnya, sepertiga dari peredaran darah sistemik ini akan disuplai ke dalam kulit, sehingga virus juga bisa ikut masuk ke dalam kulit atau disebut penyebaran secara hematogen,” kata dr. Novi Junita melalui siaran pers ZAP Clinic, Kamis (22/7).
Dia menjelaskan, kemungkinan lain adalah, virus masuk ke kulit melalui kontak langsung, di mana seseorang yang memiliki mikrolesi pada kulit bersentuhan langsung dengan droplet penderita COVID-19, misalnya ketika bersalaman.
Lihat Juga :