Tingkat Kesadaran Pengguna Kosmetik Terhadap Lingkungan Semakin Meningkat
Rabu, 28 Juli 2021 - 19:07 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Pandu, kampanye one green step adalah salah satu upaya yang dilakukan Garnier untuk mengedukasi dan mengajak konsumen secara luas agar bijak menggunakan plastik.
Melalui kampanye one green step sebagai komitmen untuk green beauty, Garnier fokus pada lima elemen. Pertama, more solidarity sourcing untuk bahan baku yang ramah lingkungan. Kedua, more eco-designed formula, ini Garnier tidak menggunakan micro plastik dalam produk sejak 2017. Garnier membuat formula biodegradable dengan tisu mask.
Ketiga, more eco-designed packaging, dengan beberapa produk sudah 100 persen menggunakan plastik daur ulang, contohnya kemasan produk sakura esssence. Keempat, approved by cruelty free international, dengan tidak menggunakan binatang sebagai uji coba. "Sehingga kami adalah brand halal dari MUI. Lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan," ujar Pandu.
Kelima, Garnier melakukan more renewable sources. Garnier berkomitmen dalam penggunaan energi di pabrik Garnier pada 2022 adalah 100 persen karbon natural. "Kami lakukan lima hal ini. Green beauty ada impact luar biasa jika dilakukan berkesimbambungan," tukasnya.
Selain memperhatikan produk dan kemasan yang ramah lingkungan, Garnier juga bekerjasama dengan eRecycle. Program ini mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya program daur ulang dengan menyediakan aplikasi penjemputan sampah di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Saat ini terdapat 110 ribu konsumen Garnier yang peduli daur ulang sampah.
Melalui kampanye one green step sebagai komitmen untuk green beauty, Garnier fokus pada lima elemen. Pertama, more solidarity sourcing untuk bahan baku yang ramah lingkungan. Kedua, more eco-designed formula, ini Garnier tidak menggunakan micro plastik dalam produk sejak 2017. Garnier membuat formula biodegradable dengan tisu mask.
Ketiga, more eco-designed packaging, dengan beberapa produk sudah 100 persen menggunakan plastik daur ulang, contohnya kemasan produk sakura esssence. Keempat, approved by cruelty free international, dengan tidak menggunakan binatang sebagai uji coba. "Sehingga kami adalah brand halal dari MUI. Lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan," ujar Pandu.
Kelima, Garnier melakukan more renewable sources. Garnier berkomitmen dalam penggunaan energi di pabrik Garnier pada 2022 adalah 100 persen karbon natural. "Kami lakukan lima hal ini. Green beauty ada impact luar biasa jika dilakukan berkesimbambungan," tukasnya.
Selain memperhatikan produk dan kemasan yang ramah lingkungan, Garnier juga bekerjasama dengan eRecycle. Program ini mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya program daur ulang dengan menyediakan aplikasi penjemputan sampah di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Saat ini terdapat 110 ribu konsumen Garnier yang peduli daur ulang sampah.
Lihat Juga :