Menparekraf Sandi Ungkap Strategi Pengembangan Pariwisata Kepulauan Seribu
Jum'at, 06 Agustus 2021 - 18:43 WIB
loading...
Kepulauan Seribu memiliki potensi wisata yang dapat dikembangkan menjadi lebih indah dan menarik. / Foto: dok. SINDOphoto
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Uno berharap Kepulauan Seribu bisa menjadi destinasi wisata yang berkualitas dan berkelanjutan. Menurutnya, Kepulauan Seribu memiliki potensi wisata yang dapat dikembangkan menjadi lebih indah dan menarik.
Baca juga: Manfaat Daun Salam untuk Kesehatan, Cegah Kanker Hingga Epilepsi
"Namun, Kepulauan Seribu masih banyak PR yang harus dikerjakan. Kita ini hanya 35 menit ke Kepulauan Seribu, tapi kalau kita lihat masih belum kita bangun destinasi yang berkualitas dan berkelanjutan," terang Sandi dalam keterangan resminya, Jumat (6/8).
Menparekraf Sandi memaparkan, salah satu strategi untuk menjadikan destinasi wisata yang berkualitas di Kepulauan Seribu yakni dengan pengembangan ekonomi kreatif. Strategi pengembangan ekraf, menurut Sandi, bisa dengan memperkuat ekosistem bisnis dan investasi, memperkuat ekosistem pertumbuhan dan pengembangan usaha baru, hingga memperkuat pasar produk sektor ekraf.
"Nanti kita membuat pasar produk sektor ekraf. Kalau di Kepulauan Seribu sendiri banyak banget produk ekraf terutama hasil laut. Nah, pendekatan yang bisa dilakukan dengan inovasi, adaptasi, dan kolaborasi. Ayo kita sama-sama saling mendukung," jelasnya.
Baca juga: Manfaat Daun Salam untuk Kesehatan, Cegah Kanker Hingga Epilepsi
"Namun, Kepulauan Seribu masih banyak PR yang harus dikerjakan. Kita ini hanya 35 menit ke Kepulauan Seribu, tapi kalau kita lihat masih belum kita bangun destinasi yang berkualitas dan berkelanjutan," terang Sandi dalam keterangan resminya, Jumat (6/8).
Menparekraf Sandi memaparkan, salah satu strategi untuk menjadikan destinasi wisata yang berkualitas di Kepulauan Seribu yakni dengan pengembangan ekonomi kreatif. Strategi pengembangan ekraf, menurut Sandi, bisa dengan memperkuat ekosistem bisnis dan investasi, memperkuat ekosistem pertumbuhan dan pengembangan usaha baru, hingga memperkuat pasar produk sektor ekraf.
"Nanti kita membuat pasar produk sektor ekraf. Kalau di Kepulauan Seribu sendiri banyak banget produk ekraf terutama hasil laut. Nah, pendekatan yang bisa dilakukan dengan inovasi, adaptasi, dan kolaborasi. Ayo kita sama-sama saling mendukung," jelasnya.
Lihat Juga :