Bos Baim Bertemu Penyandang Disabilitas hingga Guru yang Senang Berbagi di Rumah Teka-Teki GTV
Sabtu, 07 Agustus 2021 - 12:26 WIB
loading...
Bos Baim Bertemu Penyandang Disabilitas hingga Guru yang Senang Berbagi di Rumah Teka-Teki GTV. Foto/MNC Media.
A
A
A
JAKARTA - Rumah Teka-Teki GTV sudah memasuki pekan ke-2 tayang pada hari Sabtu dan Minggu. Bos baim bersama Tim Rumah Teka-Teki siap lembur untuk menemani penonton setia GTV pada weekend. Episode kali ini, bos Baim masih akan ditemani oleh Sahila dan mereka masih berada di Lombok. Bos Baim selalu berharap dirinya bersama Rumah Teka-Teki bisa membantu banyak warga Lombok selama masa pandemic seperti saat ini.
“Kita ini jam 6 sore menemani kalian terus bosque di rumah dan kita masih di Lombok,” kata bos Baim.
Saat memulai pencarian target, kali ini bos Baim dan Sahila bertemu dengan seorang laki-laki bernama Iwan yang menyandang disabilitas sejak lahir. Walaupun memiliki kekurangan, Iwan tetap semangat untuk tetap bekerja dengan beternak ayam. Melihat semangat hidup Iwan, Bos Baim langsung tergerak untuk memberi bantuan berupa uang. Iwan kontan sujud syukur dan memeluk bos Baim sambil mengucapkan terima kasih.
“Iya, sama-sama. Sehat-sehat ya,” ucap bos Baim.
Akan ada banyak momen yang bisa membuat para pemirsa tersentuh pada episode kali ini. Salah satunya adalah target yang berprofesi sebagai guru selama empat puluh tahun dan akan pensiun. Guru tersebut bersedia mengikuti permainan yang diberikan oleh bos Baim dan berhasil mendapatkan hadiah jutaan rupiah. Hadiah uang tersebut akan digunakan untuk berbagi kepada orang yang tidak mampu.
Baca Juga : Tidak Ada Yang Kebetulan, Bos Baim Bertemu Nenek Sebatang Kara di Rumah Teka Teki GTV
“Sebenarnya kadang-kadang saya ngasih orang juga, iya orang tua jompo, anak yatim. Karena saya sudah hidup saya kan tinggal sejengkal lagi, mungkin kan begitu bisa jadi besok pagi saya udah gak ada,” kata target tersebut.
Target tersebut juga mengatakan sesuatu yang brehasil membuat bos Baim tersentuh. “ Saya berfikir inilah orang-orang pilihan dari Allah, yang ditunjuk oleh Allah. Gak sembarangan orang, Allah tahu siapa yang mau diberikan karena Allah tau siapa yang ikhlas memberi,” imbuh target tersebut.
“Kita ini jam 6 sore menemani kalian terus bosque di rumah dan kita masih di Lombok,” kata bos Baim.
Saat memulai pencarian target, kali ini bos Baim dan Sahila bertemu dengan seorang laki-laki bernama Iwan yang menyandang disabilitas sejak lahir. Walaupun memiliki kekurangan, Iwan tetap semangat untuk tetap bekerja dengan beternak ayam. Melihat semangat hidup Iwan, Bos Baim langsung tergerak untuk memberi bantuan berupa uang. Iwan kontan sujud syukur dan memeluk bos Baim sambil mengucapkan terima kasih.
“Iya, sama-sama. Sehat-sehat ya,” ucap bos Baim.
Akan ada banyak momen yang bisa membuat para pemirsa tersentuh pada episode kali ini. Salah satunya adalah target yang berprofesi sebagai guru selama empat puluh tahun dan akan pensiun. Guru tersebut bersedia mengikuti permainan yang diberikan oleh bos Baim dan berhasil mendapatkan hadiah jutaan rupiah. Hadiah uang tersebut akan digunakan untuk berbagi kepada orang yang tidak mampu.
Baca Juga : Tidak Ada Yang Kebetulan, Bos Baim Bertemu Nenek Sebatang Kara di Rumah Teka Teki GTV
“Sebenarnya kadang-kadang saya ngasih orang juga, iya orang tua jompo, anak yatim. Karena saya sudah hidup saya kan tinggal sejengkal lagi, mungkin kan begitu bisa jadi besok pagi saya udah gak ada,” kata target tersebut.
Target tersebut juga mengatakan sesuatu yang brehasil membuat bos Baim tersentuh. “ Saya berfikir inilah orang-orang pilihan dari Allah, yang ditunjuk oleh Allah. Gak sembarangan orang, Allah tahu siapa yang mau diberikan karena Allah tau siapa yang ikhlas memberi,” imbuh target tersebut.
Lihat Juga :