ASKfm Klaim Cegah 69 Kasus Ancaman pada Pengguna, termasuk Ekstremisme
Senin, 09 Agustus 2021 - 20:21 WIB
loading...
A
A
A
Lebih jauh, jejaring sosial yang telah berdiri sejak 2010 lalu ini menyebut mereka berkomitmen untuk meningkatkan kepedualian terhadap masalah yang mengancam keselamatan pengguna yang mungkin memerlukan intervensi penegakan hukum.
“Dari pihak kami, kami melaporkan 69 kasus dengan prioritas utama ancaman penegakan hukum. Tiga di antaranya merupakan kasus ekstremisme pada 2020,” lanjut ASKfm.
Baca Juga: 10 Skills Ini Paling Dibutuhkan Di Tahun 2025, Kamu Punya Enggak?
Adapun mentor keamanan dalam aplikasi ASKfm adalah Tech Against Terrorism, sebuah Inisiatif yang diluncurkan dan didukung oleh Direktorat Eksekutif Kontra-Terorisme dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Mereka bekerja dengan industri teknologi global untuk mengatasi penggunaan internet oleh teroris dengan tetap menghormati hak asasi manusia.
ASKfm mengumumkan bahwa pihaknya terbuka untuk bekerja sama dengan organisasi resmi dalam memerangi ancaman terhadap orang lain atau diri sendiri, ancaman kekerasan, aktivitas ilegal, dan konten yang membahayakan anak di bawah umur.
“Dari pihak kami, kami melaporkan 69 kasus dengan prioritas utama ancaman penegakan hukum. Tiga di antaranya merupakan kasus ekstremisme pada 2020,” lanjut ASKfm.
Baca Juga: 10 Skills Ini Paling Dibutuhkan Di Tahun 2025, Kamu Punya Enggak?
Adapun mentor keamanan dalam aplikasi ASKfm adalah Tech Against Terrorism, sebuah Inisiatif yang diluncurkan dan didukung oleh Direktorat Eksekutif Kontra-Terorisme dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Mereka bekerja dengan industri teknologi global untuk mengatasi penggunaan internet oleh teroris dengan tetap menghormati hak asasi manusia.
ASKfm mengumumkan bahwa pihaknya terbuka untuk bekerja sama dengan organisasi resmi dalam memerangi ancaman terhadap orang lain atau diri sendiri, ancaman kekerasan, aktivitas ilegal, dan konten yang membahayakan anak di bawah umur.
(ita)
Lihat Juga :