142 Cerita Edukasi Gizi Karya Guru PAUD Siap Dibukukan
Minggu, 15 Agustus 2021 - 16:07 WIB
loading...
Sebanyak 142 cerita bermuatan edukasi gizi dan fakta kental manis karya guru PAUD segera dibuat buku. foto: ilustrasi/sindonews/ist
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 142 cerita bermuatan edukasi gizi dan fakta kental manis yang ditulis oleh guru-guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang telah terkumpul hingga 31 Juli 2021 siap dibuat buku.
Penulisan cerita edukasi tersebut merupakan rangkaian kegiatan kerjasama Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI) dengan Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) dalam rangka edukasi untuk meningkatkan literasi gizi untuk masyarakat.
Lomba penulisan cerita edukasi gizi dan fakta kental manis ini dimulai sejak Juni hingga Juli 2021. Selama periode tersebut, juga dilakukan sosialisasi gizi, workshop penulisan hingga pendampingan teknik menulis yang dilakukan secara daring, baik melalui aplikasi pesan grup ataupun melalui ruang-ruang virtual.
Ketua HIMPAUDI Prof. Netty Herawati mengatakan menulis adalah kebiasaan yang penting untuk dilakukan, terutama untuk guru PAUD.
Baca Juga: Langgar Aturan PPKM Level 4, Petugas Segel PAUD di Cipayung
“Banyak hal yang bisa ditulis yang sekaligus bisa menjadi media edukasi bagi kita dan bermanfaat untuk anak didik. Saya berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan menjadi model kegiatan edukasi dan literasi gizi yang bermanfaat bagi masyarakat,” jelas Netty dalam keterangan resminya, Sabtu (14/8/2021).
Ketua Harian YAICI, Arif Hidayat mengatakan edukasi gizi dengan media cerita pendek merupakan bagian dari komitmen Pihaknya dalam upaya meningkatkan pemahaman gizi masyarakat.
Penulisan cerita edukasi tersebut merupakan rangkaian kegiatan kerjasama Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI) dengan Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) dalam rangka edukasi untuk meningkatkan literasi gizi untuk masyarakat.
Lomba penulisan cerita edukasi gizi dan fakta kental manis ini dimulai sejak Juni hingga Juli 2021. Selama periode tersebut, juga dilakukan sosialisasi gizi, workshop penulisan hingga pendampingan teknik menulis yang dilakukan secara daring, baik melalui aplikasi pesan grup ataupun melalui ruang-ruang virtual.
Ketua HIMPAUDI Prof. Netty Herawati mengatakan menulis adalah kebiasaan yang penting untuk dilakukan, terutama untuk guru PAUD.
Baca Juga: Langgar Aturan PPKM Level 4, Petugas Segel PAUD di Cipayung
“Banyak hal yang bisa ditulis yang sekaligus bisa menjadi media edukasi bagi kita dan bermanfaat untuk anak didik. Saya berharap kolaborasi ini dapat terus berlanjut dan menjadi model kegiatan edukasi dan literasi gizi yang bermanfaat bagi masyarakat,” jelas Netty dalam keterangan resminya, Sabtu (14/8/2021).
Ketua Harian YAICI, Arif Hidayat mengatakan edukasi gizi dengan media cerita pendek merupakan bagian dari komitmen Pihaknya dalam upaya meningkatkan pemahaman gizi masyarakat.
Lihat Juga :