T’Challa Jadi Star-Lord, Episode 2 What If…? Ubah Sejarah MCU
Kamis, 19 Agustus 2021 - 02:30 WIB
loading...
A
A
A
7. Wakanda punya teknologi antariksa
![T’Challa Jadi Star-Lord, Episode 2 What If…? Ubah Sejarah MCU]()
Penculikan T’Challa mengubah sejarah Wakanda. Kerajaan itu mengembangkan teknologi antariksa dan mengirimkan sebuah kapalnya ke antariksa untuk mencarinya. Ini mungkin cara The Collector tahu Bumi. Masuk akal bagi Wakanda untuk bisa melakukan penerbangan antarbintang. Di komik, Vibrarium adalah kunci perjalanan antarbintang. Properti uniknya ideal bagi pembuatan kapal antariksa. Twist ini punya implikasi menarik bagi MCU karena ini menunjukkan kalau Wakanda bisa di tepi penemuan perjalanan antarbintang di linimasa utama—terutama dengan Avengers: Endgame mengonfirmasi korespodensi antara Okoye dengan Captain Marvel. Ini artinya, ada kemungkinan pertukaran teknologi.
Baca Juga: 5 Teori Terbaik dan Terburuk Spider-Man: No Way Home
8. Peter Quill dan Ego
![T’Challa Jadi Star-Lord, Episode 2 What If…? Ubah Sejarah MCU]()
Dua episode What If…? berakhir dengan setup cerita masa depan di linimasa masing-masing. Episode pertama berakhir dengan Captain Carter bertemu Nick Fury dan Hawkeye setelah dia muncul dari portal di masa depan. Episode 2 berakhir dengan Ego yang jahat menemui Peter Quill. Di Guardians of the Galaxy Vol 2, Ego dikisahkan tidak mencari Peter karena dia mencintainya. Dia ingin menggunakan Peter sebagai penambah tenaganya dan mengancam seluruh galaksi. Sementara, Ego mungkin berhasil di linimasa ini, ini sepertinya menjadi setup bagi petualangan berikutnya T'Challa.
![T’Challa Jadi Star-Lord, Episode 2 What If…? Ubah Sejarah MCU]()
Hal yang menarik lainnya adalah melihat bagaimana Peter Quill. Setelah tidak jadi diculik Yondu, dia sepertinya menjalani hidup sebagai manusia biasa. Belum diketahui apakah Peter di linimasa ini adalah orang yang mau mendampingi Ego sebagai penjahat atau hanya orang biasa yang terseret ke masalah kosmik. Di Episode 2, Peter digambarkan sebagai sesosok pria yang bekerja di Dairy Queen.
9. Guardians of the Galaxy tidak pernah ada
![T’Challa Jadi Star-Lord, Episode 2 What If…? Ubah Sejarah MCU]()
Semua perubahan di linimasa ini berarti bahwa Guardians of the Galaxy tidak pernah terbentuk. Peter Quill ada di Bumi, Gamora tidak terlihat, tapi Nebula sepertinya beroperasi di pasar gelap dan menjadi gadis yang mungkin ditaksir T’Challa. Episode 2 What If…? juga tidak menyebut Rocket Racoon, Groot dan bahkan Gamora. Cukup aneh karena Ravangers telah menanamkan tema di Guardians of the Galaxy. Film-film itu adalah cerita tentang Star-Lord yang mencari keluarga, tapi di What If…?, T’Challa telah menemukan keluarga di tengah-tengah Ravangers.

Penculikan T’Challa mengubah sejarah Wakanda. Kerajaan itu mengembangkan teknologi antariksa dan mengirimkan sebuah kapalnya ke antariksa untuk mencarinya. Ini mungkin cara The Collector tahu Bumi. Masuk akal bagi Wakanda untuk bisa melakukan penerbangan antarbintang. Di komik, Vibrarium adalah kunci perjalanan antarbintang. Properti uniknya ideal bagi pembuatan kapal antariksa. Twist ini punya implikasi menarik bagi MCU karena ini menunjukkan kalau Wakanda bisa di tepi penemuan perjalanan antarbintang di linimasa utama—terutama dengan Avengers: Endgame mengonfirmasi korespodensi antara Okoye dengan Captain Marvel. Ini artinya, ada kemungkinan pertukaran teknologi.
Baca Juga: 5 Teori Terbaik dan Terburuk Spider-Man: No Way Home
8. Peter Quill dan Ego

Dua episode What If…? berakhir dengan setup cerita masa depan di linimasa masing-masing. Episode pertama berakhir dengan Captain Carter bertemu Nick Fury dan Hawkeye setelah dia muncul dari portal di masa depan. Episode 2 berakhir dengan Ego yang jahat menemui Peter Quill. Di Guardians of the Galaxy Vol 2, Ego dikisahkan tidak mencari Peter karena dia mencintainya. Dia ingin menggunakan Peter sebagai penambah tenaganya dan mengancam seluruh galaksi. Sementara, Ego mungkin berhasil di linimasa ini, ini sepertinya menjadi setup bagi petualangan berikutnya T'Challa.

Hal yang menarik lainnya adalah melihat bagaimana Peter Quill. Setelah tidak jadi diculik Yondu, dia sepertinya menjalani hidup sebagai manusia biasa. Belum diketahui apakah Peter di linimasa ini adalah orang yang mau mendampingi Ego sebagai penjahat atau hanya orang biasa yang terseret ke masalah kosmik. Di Episode 2, Peter digambarkan sebagai sesosok pria yang bekerja di Dairy Queen.
9. Guardians of the Galaxy tidak pernah ada

Semua perubahan di linimasa ini berarti bahwa Guardians of the Galaxy tidak pernah terbentuk. Peter Quill ada di Bumi, Gamora tidak terlihat, tapi Nebula sepertinya beroperasi di pasar gelap dan menjadi gadis yang mungkin ditaksir T’Challa. Episode 2 What If…? juga tidak menyebut Rocket Racoon, Groot dan bahkan Gamora. Cukup aneh karena Ravangers telah menanamkan tema di Guardians of the Galaxy. Film-film itu adalah cerita tentang Star-Lord yang mencari keluarga, tapi di What If…?, T’Challa telah menemukan keluarga di tengah-tengah Ravangers.
(alv)
Lihat Juga :