T’Challa Jadi Star-Lord, Episode 2 What If…? Ubah Sejarah MCU
Kamis, 19 Agustus 2021 - 02:30 WIB
loading...
A
A
A
2. Batu Kekuatan diakses 6 tahun sebelum Guardians of the Galaxy
![T’Challa Jadi Star-Lord, Episode 2 What If…? Ubah Sejarah MCU]()
Salah satu perubahan teraneh di episode 2 What If…? Marvel adalah Batu Kekuatan sudah bisa diakses pada 2008 atau enam tahun sebelum peristiwa Guardians of the Galaxy di MCU. Batu itu ada di planet Morag. Tempat ini adalah tempat persembunyian sempurna karena gelombang pasangnya berarti kuilnya hanya bisa terekspos sekali tiap 300 tahun. Di linimasa utama, itu terjadi pada 2014—ketika Guardians of the Galaxy dirilis. Namun, menurut ScreenRant, masih ada sedikit ruang gerak. Ini karena Marvel sebelumnya tidak memberikan spesifikasi berapa lama peluang sekali dalam 300 tahun untuk mendapatkan Batu Kekuatan itu akan berakhir. Itu mungkin karena jarak Morag dari bintangnya, lautan pasang surut selama periode setidaknya 6 tahun. Jelasnya, sudah ada petunjuk soal ini sebelumnya. Di linimasa utama MCU, Avengers mengunjungi tahun 2009 di Avengers: Endgame, yang mengindikasikan kalau mereka yakin sejumlah Batu Keabadian bisa diakses pada waktu itu.
Baca Juga: 3 Tim Superhero yang Sudah Ada di Fase 4 MCU Sekarang
4. Thanos tidak lagi berniat menyeimbangkan semesta
![T’Challa Jadi Star-Lord, Episode 2 What If…? Ubah Sejarah MCU]()
Thanos adalah penjahat utama di linimasa utama MCU. Dia adalah kekuatan besar yang sulit dibendung. Namun, itu tidak terjadi di Episode 2 What If…? Di sini, T’Challa yang menjadi Star-Lord mengajak Thanos unutk debat filosofi. Putra mahkota Wakanda itu berhasil mengemukakan kekurangan dalam rencana Thanos untuk menghapus separuh populasi semesta. Hasilnya, Mad Titan pun mengurungkan niatnya meski tetap tertarik pada ide itu di level naluriah, yang mencerminkan kehausan darahnya. Namun, daya tarik T’Challa membuat Thanos untuk melenyapkan keinginan itu. Di serial ini, Batu Keabadian seperttinya tidak penting karena Thanos adalah satu-satunya orang yang punya ide untuk mengombinasikan kekuatan mereka. Dengan meninggalka keinginan itu, Thanos pun pensiun sebagai panglima perang dan Sarung Tangan Keabadian tidak pernah dibuat. Di serial ini, Josh Brolin—pemeran Thanos di MCU—menyulihsuarakan Mad Titan.
5. The Collector menjadi musuh utama T’Challa
![T’Challa Jadi Star-Lord, Episode 2 What If…? Ubah Sejarah MCU]()
Di Guardians of the Galaxy, Star-Lord dan kawan-kawannya menghadapi kekejaman Ronan the Accuser yang ingin menghancurkan Xandar setelah mendapatkan Batu Kekuatan. Di Episode 2 What If…?, Star-Lord versi T’Challa menghadapi kekejaman The Collector (Benicio del Toro). Dalam twist yang mengejutkan, The Collector adalah panglima kejahatan paling berbahaya di galaksi. Dia membuat Black Order—mantan letnan Thanos—sebagai pemimpin pasukan keamanannya di Knowhere. Dia menggunakan kekayaannya untuk mendapatkan harta karun berharga. Operasinya membentang di seluruh galaksi. Dia punya sejumlah item dari linimasa utama MCU, seperti Howard the Duck dan Cosmo, si anjing telepati. Dia juga mendapatkan sejumlah benda yang tidak dimiliki The Collector di linimasa utama MCU. Salah satunya adalah Necroword milik Hela. Ini mengungkapkan kalau agen The Collector berhasil mengalahkan Dewi Kematian Asgard itu—yang tidak bisa dilakukan Thor selain dengan menghancurkan Asgard. Yang lebih mengesankan, Hela dikalahkan tanpa kerusakan pada Necrosword-nya. Kemungkinan, benda itu diambil dari mayatnya.
6. Thor dan Captain America kalah
![T’Challa Jadi Star-Lord, Episode 2 What If…? Ubah Sejarah MCU]()
Hela sepertinya bukan satu-satunya Asgardian yang dikalahkan The Collector. Meskipun tidak dipakai, The Collector juga punya Mjolnir, palu keramat Thor. Episode 2 ini ber-setting 20 tahun setelah T’Challa diculik dari Wakanda, yang artinya ini terjadi pada 2008. Tahun ini punya implikasi penting bagi cerita Thor di linimasa ini. Dewa Petir itu pastinya telah menghadapi anak buah The Collector jauh sebelum dia dibuang ke Midgard.
Selain Mjolnir, The Collector juga memiliki tameng Captain America . Ini mengonfirmasi kalau anak buahnya telah mengunjungi Bumi, meski tidak ada bukti secara terbuka. Mereka pasti tahu Steve Rogers, menemukannya dan mengambil tameng itu. Keterlibatan mereka berarti kalau Captain America itu tidak selamat dari es atau kondisi lain.

Salah satu perubahan teraneh di episode 2 What If…? Marvel adalah Batu Kekuatan sudah bisa diakses pada 2008 atau enam tahun sebelum peristiwa Guardians of the Galaxy di MCU. Batu itu ada di planet Morag. Tempat ini adalah tempat persembunyian sempurna karena gelombang pasangnya berarti kuilnya hanya bisa terekspos sekali tiap 300 tahun. Di linimasa utama, itu terjadi pada 2014—ketika Guardians of the Galaxy dirilis. Namun, menurut ScreenRant, masih ada sedikit ruang gerak. Ini karena Marvel sebelumnya tidak memberikan spesifikasi berapa lama peluang sekali dalam 300 tahun untuk mendapatkan Batu Kekuatan itu akan berakhir. Itu mungkin karena jarak Morag dari bintangnya, lautan pasang surut selama periode setidaknya 6 tahun. Jelasnya, sudah ada petunjuk soal ini sebelumnya. Di linimasa utama MCU, Avengers mengunjungi tahun 2009 di Avengers: Endgame, yang mengindikasikan kalau mereka yakin sejumlah Batu Keabadian bisa diakses pada waktu itu.
Baca Juga: 3 Tim Superhero yang Sudah Ada di Fase 4 MCU Sekarang
4. Thanos tidak lagi berniat menyeimbangkan semesta

Thanos adalah penjahat utama di linimasa utama MCU. Dia adalah kekuatan besar yang sulit dibendung. Namun, itu tidak terjadi di Episode 2 What If…? Di sini, T’Challa yang menjadi Star-Lord mengajak Thanos unutk debat filosofi. Putra mahkota Wakanda itu berhasil mengemukakan kekurangan dalam rencana Thanos untuk menghapus separuh populasi semesta. Hasilnya, Mad Titan pun mengurungkan niatnya meski tetap tertarik pada ide itu di level naluriah, yang mencerminkan kehausan darahnya. Namun, daya tarik T’Challa membuat Thanos untuk melenyapkan keinginan itu. Di serial ini, Batu Keabadian seperttinya tidak penting karena Thanos adalah satu-satunya orang yang punya ide untuk mengombinasikan kekuatan mereka. Dengan meninggalka keinginan itu, Thanos pun pensiun sebagai panglima perang dan Sarung Tangan Keabadian tidak pernah dibuat. Di serial ini, Josh Brolin—pemeran Thanos di MCU—menyulihsuarakan Mad Titan.
5. The Collector menjadi musuh utama T’Challa

Di Guardians of the Galaxy, Star-Lord dan kawan-kawannya menghadapi kekejaman Ronan the Accuser yang ingin menghancurkan Xandar setelah mendapatkan Batu Kekuatan. Di Episode 2 What If…?, Star-Lord versi T’Challa menghadapi kekejaman The Collector (Benicio del Toro). Dalam twist yang mengejutkan, The Collector adalah panglima kejahatan paling berbahaya di galaksi. Dia membuat Black Order—mantan letnan Thanos—sebagai pemimpin pasukan keamanannya di Knowhere. Dia menggunakan kekayaannya untuk mendapatkan harta karun berharga. Operasinya membentang di seluruh galaksi. Dia punya sejumlah item dari linimasa utama MCU, seperti Howard the Duck dan Cosmo, si anjing telepati. Dia juga mendapatkan sejumlah benda yang tidak dimiliki The Collector di linimasa utama MCU. Salah satunya adalah Necroword milik Hela. Ini mengungkapkan kalau agen The Collector berhasil mengalahkan Dewi Kematian Asgard itu—yang tidak bisa dilakukan Thor selain dengan menghancurkan Asgard. Yang lebih mengesankan, Hela dikalahkan tanpa kerusakan pada Necrosword-nya. Kemungkinan, benda itu diambil dari mayatnya.
6. Thor dan Captain America kalah

Hela sepertinya bukan satu-satunya Asgardian yang dikalahkan The Collector. Meskipun tidak dipakai, The Collector juga punya Mjolnir, palu keramat Thor. Episode 2 ini ber-setting 20 tahun setelah T’Challa diculik dari Wakanda, yang artinya ini terjadi pada 2008. Tahun ini punya implikasi penting bagi cerita Thor di linimasa ini. Dewa Petir itu pastinya telah menghadapi anak buah The Collector jauh sebelum dia dibuang ke Midgard.
Selain Mjolnir, The Collector juga memiliki tameng Captain America . Ini mengonfirmasi kalau anak buahnya telah mengunjungi Bumi, meski tidak ada bukti secara terbuka. Mereka pasti tahu Steve Rogers, menemukannya dan mengambil tameng itu. Keterlibatan mereka berarti kalau Captain America itu tidak selamat dari es atau kondisi lain.
Lihat Juga :