Rilis Single Not For Us, Maudy Ayunda Sebut Ekspresi Patah Hati
Sabtu, 21 Agustus 2021 - 16:30 WIB
loading...
Rilis Single Not For Us, Maudy Ayunda Sebut Ekspresi Patah Hati. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Maudy Ayunda baru saja merilis single terbarunya 'Not For Us'. Single ini menceritakan tentang seseorang yang sadar bahwa hubungannya dengan pujaan hati tidak akan berlangsung selamanya. Lagu yang didominasi oleh permainan piano yang sendu, lagu ini juga merupakan bentuk penerimaan bahwa orang tersebut dan sang kekasih tidak akan bisa terus bersama.
Selain Don't Know Why, Not For Us adalah satu dari tiga lagu yang akan dihadirkan Maudy Ayunda dalam bentuk Extended Playlist (EP) yang berjudul The Hidden Tapes: vol1. Ide EP yang akan rilis dalam beberapa bulan ke depan ini ini datang dari pemikiran dan pertimbangan pelantun Perahu Kertas ini terkait kariernya di dunia musik setelah ia lulus kuliah.
“There are three songs with three different stories. Yang membedakan tiga lagu ini dari yang pernah aku bikin adalah, almost every personality of the girl behind these adalah perempuan yang menerima, menegur, dan empowered. Ini adalah ekspresi dari patah hati, but she’s in control and she holds the narrative,” jelasnya.
“Jadi, bukan cerita tentang perempuan yang diputusin terus nangis atau perempuan yang enggak berdaya dalam situasi kegalauan, but someone who is able to express her feelings and describe heartbreak as something that is matter a fact. Ini adalah fakta kehidupan. Patah hati itu bukan hanya ending, tapi juga represent new beginnings,” lanjutnya.
Baca Juga: Maudy Ayunda Sempat Pidato Dihadapan SBY, Sang Ibu: Naskahnya Ditolak
Selain Don't Know Why, Not For Us adalah satu dari tiga lagu yang akan dihadirkan Maudy Ayunda dalam bentuk Extended Playlist (EP) yang berjudul The Hidden Tapes: vol1. Ide EP yang akan rilis dalam beberapa bulan ke depan ini ini datang dari pemikiran dan pertimbangan pelantun Perahu Kertas ini terkait kariernya di dunia musik setelah ia lulus kuliah.
“There are three songs with three different stories. Yang membedakan tiga lagu ini dari yang pernah aku bikin adalah, almost every personality of the girl behind these adalah perempuan yang menerima, menegur, dan empowered. Ini adalah ekspresi dari patah hati, but she’s in control and she holds the narrative,” jelasnya.
“Jadi, bukan cerita tentang perempuan yang diputusin terus nangis atau perempuan yang enggak berdaya dalam situasi kegalauan, but someone who is able to express her feelings and describe heartbreak as something that is matter a fact. Ini adalah fakta kehidupan. Patah hati itu bukan hanya ending, tapi juga represent new beginnings,” lanjutnya.
Baca Juga: Maudy Ayunda Sempat Pidato Dihadapan SBY, Sang Ibu: Naskahnya Ditolak
Lihat Juga :