Rilis Single Not For Us, Maudy Ayunda Sebut Ekspresi Patah Hati
Sabtu, 21 Agustus 2021 - 16:30 WIB
loading...
A
A
A
Penyanyi kelahiran Jakarta, 19 Desember 1994 ini pun berharap, single barunya ini bisa relate dengan kehidupan banyak orang—terutama kaum perempuan—, menciptakan pemikiran mandiri di dalam diri para pendengar, dan semakin mengukuhkan diri sebagai seorang storyteller.
“Kita harus punya pemikiran dan pendirian sendiri, prinsip-prinsip milik kita sendiri yang sudah kita evaluasi, sudah kita criticized, and we shouldn’t take the world as it is, we have to keep questioning. It’s also important to have humility,"ungkapnya.
Walaupun kita berani, kuat, dan critical, kita juga humble, ingin terus berproses, tumbuh, dan improve ourselves. Lewat lagu-lagu baruku, I want to tell stories and I want to change people’s minds, change people’s hearts. I want to be a vessel that tells stories,” tutupnya.
“Kita harus punya pemikiran dan pendirian sendiri, prinsip-prinsip milik kita sendiri yang sudah kita evaluasi, sudah kita criticized, and we shouldn’t take the world as it is, we have to keep questioning. It’s also important to have humility,"ungkapnya.
Walaupun kita berani, kuat, dan critical, kita juga humble, ingin terus berproses, tumbuh, dan improve ourselves. Lewat lagu-lagu baruku, I want to tell stories and I want to change people’s minds, change people’s hearts. I want to be a vessel that tells stories,” tutupnya.
(hri)
Lihat Juga :