Diabetes tipe 2, Gula Darah Tinggi Terkait dengan Penyakit Kulit Serius
Selasa, 24 Agustus 2021 - 21:48 WIB
loading...
A
A
A
Studi yang diterbitkan dalam Chinese Medical Journal ini memberikan informasi yang membantu dalam pengelolaan klinis masalah kulit yang terkait dengan diabetes tipe 2.
Baca Juga: Diabetes Tipe 2, 5 Tanda Gula Darah Tinggi yang Kurang Diketahui
Studi ini mengidentifikasi orang-orang dengan gangguan toleransi glukosa atau kondisi pra-diabetes dan secara acak membagi mereka menjadi beberapa kelompok untuk menerima intervensi gaya hidup yang dirancang untuk mencegah perkembangan diabetes tipe 2.
"Kami melihat data awal dari 1.986 orang, dikelompokkan menjadi individu dengan toleransi glukosa normal (NGT), toleransi glukosa terganggu (IGT), dan pasien dengan diabetes tipe 2," kata Profesor Guang-Wei Cui yang memimpin penelitian.
“Kemudian, kami mempelajari data tindak lanjut dari individu-individu ini dan memilih 383 individu menggunakan data 2016 untuk mempelajari kejadian penyakit kulit," sambungnya.
Studi ini menemukan bahwa 93,5% individu memiliki masalah kulit. Persentase tersebut menunjukkan prevalensi penyakit kulit yang tinggi secara keseluruhan dan mencakup lebih dari tiga perempat subjek dengan dua atau lebih jenis penyakit kulit.
Baca Juga: Diabetes Tipe 2, 5 Tanda Gula Darah Tinggi yang Kurang Diketahui
Studi ini mengidentifikasi orang-orang dengan gangguan toleransi glukosa atau kondisi pra-diabetes dan secara acak membagi mereka menjadi beberapa kelompok untuk menerima intervensi gaya hidup yang dirancang untuk mencegah perkembangan diabetes tipe 2.
"Kami melihat data awal dari 1.986 orang, dikelompokkan menjadi individu dengan toleransi glukosa normal (NGT), toleransi glukosa terganggu (IGT), dan pasien dengan diabetes tipe 2," kata Profesor Guang-Wei Cui yang memimpin penelitian.
“Kemudian, kami mempelajari data tindak lanjut dari individu-individu ini dan memilih 383 individu menggunakan data 2016 untuk mempelajari kejadian penyakit kulit," sambungnya.
Studi ini menemukan bahwa 93,5% individu memiliki masalah kulit. Persentase tersebut menunjukkan prevalensi penyakit kulit yang tinggi secara keseluruhan dan mencakup lebih dari tiga perempat subjek dengan dua atau lebih jenis penyakit kulit.
Lihat Juga :