Masa Pandemi, Hak Gizi Anak Harus Tetap Dipenuhi
Kamis, 26 Agustus 2021 - 09:02 WIB
loading...
Terpenuhinya gizi adalah salah satu hak anak. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Mengonsumi makanan bergizi adalah salah satu diantara 10 hak dasar anak yang telah di ratifikasi melalui Konvensi Hak-Hak Anak. Untuk itu orang tua harus memenuhi hak tersebut untuk anaknya.Ketua Bidang Pengaduan Koalisi Perlindungan Kesehatan Masyarakat (KOPMAS), Rusmarni Rusli mengatakan mengupayakan anak-anak mendapat asupan gizi yang cukup adalah kunci untuk pembangunan Indonesia dimasa mendatang.
“Memastikan anak kita dan juga anak-anak di sekitar kita adalah tanggung jawab bersama. Ini adalah hal yang mudah dilakukan dan bisa dilakukan oleh siapa saja, yaitu dengan memperhatikan tetangga kiri kanan, tetangga dekat, saudara atau siapapun yang kita kenal, apakah ada yang hanya makan nasi dengan sayur, apakah ada yang makan telur tahu tempe hanya di awal bulan, apakah masih ada yang minumnya kental manis karena orang tua tidak sanggup membeli susu anak,” ujar Rusmarni dalam diskusi publik secara virtual, Rabu (25/8).
Menurutnya, pentingnya memastikan anak-anak mengkonsumsi cukup gizi erat kaitannya dengan kualitas anak dimasa mendatang. Pemenuhan gizi yang tepat sedini mungkin, sangat penting dilakukan untuk mencegah masalah beban ganda gizi.
Baca Juga: Ingin Anak Tumbuh Tinggi? Ini Daftar Makanan Wajib Mereka Konsumsi
“Baik tingginya permasalahan kekurangan gizi dan meningkatnya masalah obesitas, serta pertumbuhan epidemi penyakit tak menular, yang disebabkan oleh asupan gizi yang berlebih pada era transisi gizi yang cepat. Ditambah dimasa pandemi seperti saat ini, dimana anak-anak menjadi kelompok yang juga rentan tertular Covid-19,” terang Rusmarni.
“Memastikan anak kita dan juga anak-anak di sekitar kita adalah tanggung jawab bersama. Ini adalah hal yang mudah dilakukan dan bisa dilakukan oleh siapa saja, yaitu dengan memperhatikan tetangga kiri kanan, tetangga dekat, saudara atau siapapun yang kita kenal, apakah ada yang hanya makan nasi dengan sayur, apakah ada yang makan telur tahu tempe hanya di awal bulan, apakah masih ada yang minumnya kental manis karena orang tua tidak sanggup membeli susu anak,” ujar Rusmarni dalam diskusi publik secara virtual, Rabu (25/8).
Menurutnya, pentingnya memastikan anak-anak mengkonsumsi cukup gizi erat kaitannya dengan kualitas anak dimasa mendatang. Pemenuhan gizi yang tepat sedini mungkin, sangat penting dilakukan untuk mencegah masalah beban ganda gizi.
Baca Juga: Ingin Anak Tumbuh Tinggi? Ini Daftar Makanan Wajib Mereka Konsumsi
“Baik tingginya permasalahan kekurangan gizi dan meningkatnya masalah obesitas, serta pertumbuhan epidemi penyakit tak menular, yang disebabkan oleh asupan gizi yang berlebih pada era transisi gizi yang cepat. Ditambah dimasa pandemi seperti saat ini, dimana anak-anak menjadi kelompok yang juga rentan tertular Covid-19,” terang Rusmarni.
Lihat Juga :