Tas Anyaman ala Era '70-an dari Celine
Selasa, 21 April 2020 - 17:30 WIB
loading...
A
A
A
Pada koleksi terbaru ini, tas Celine Raffia Basket berevolusi dengan semangat yang sama dari gaya Paris yang acuh tak acuh dalam pakaian off shoulder yang besar dan panjang. Uniknya, tas ini terbuat dari daun kelapa yang dikepang. Tak hanya itu, tas ini merupakan karya buatan tangan di Maroko. Maroko adalah tempat dikembangkannya teknik tenun keranjang tertua dan terbaik yang dilakukan selama berabad-abad. Hal itu menjadikan setiap tas Celine Raffia unik dalam bentuk maupun warna.
Ada pula tas Raffia Wicker. Tas ini dibuat di Italia menggunakan metode tenunan tradisional dari rotan alami. Tas ini terlihat dalam peragaan busana, baik yang dikenakan oleh model perempuan maupun laki-laki. Tas-tas anyaman Celine Raffia bersifat uniseks dan diproduksi dalam berbagai gaya.
Beberapa tas merupakan hasil kerja sama dengan seniman David Kramer, Andre Butzer, dan Carlos Valencia. Kramer menciptakan tas Raffia dengan ukuran besar yang dihiasi tulisan sera semburat warna laut di sisi satunya. Sementara Butzer menciptakan tas Raffia bahu dengan aksesori logam di bagian ats. Adapun Valencia menciptakan tas jinjing berdesain bucket yang mungil dan unik.
Ada pula tas Raffia Wicker. Tas ini dibuat di Italia menggunakan metode tenunan tradisional dari rotan alami. Tas ini terlihat dalam peragaan busana, baik yang dikenakan oleh model perempuan maupun laki-laki. Tas-tas anyaman Celine Raffia bersifat uniseks dan diproduksi dalam berbagai gaya.
Beberapa tas merupakan hasil kerja sama dengan seniman David Kramer, Andre Butzer, dan Carlos Valencia. Kramer menciptakan tas Raffia dengan ukuran besar yang dihiasi tulisan sera semburat warna laut di sisi satunya. Sementara Butzer menciptakan tas Raffia bahu dengan aksesori logam di bagian ats. Adapun Valencia menciptakan tas jinjing berdesain bucket yang mungil dan unik.
(tsa)
Lihat Juga :