Vaksin Nusantara, dari Rumor Dibeli Turki hingga Larangan Diperjualbelikan
Senin, 06 September 2021 - 18:08 WIB
loading...
Vaksin Nusantara besutan Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto kembali menjadi perbincangan. Foto Ilustrasi/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Vaksin Nusantara besutan Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto kembali menjadi perbincangan. Vaksin dendritik tersebut rumornya dibeli Turki sebanyak 5 juta dosis.
Kabar ini mencuat setelah informasi yang mengatakan bahwa Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan akan membeli vaksin Nusantara dari Indonesia sebanyak 5 juta dosis menyebar di publik. Terkait dengan rumor tersebut, Duta Besar Indonesia untuk Turki Lalu Muhammad Iqbal menegaskan bahwa tidak benar Turki akan membeli vaksin Nusantara.
Baca Juga: Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Sekolah Tatap Muka, Begini Saran IDI
"Hasil klarifikasi saya kepada otoritas berwenang di Turki dapat dipastikan tidak pernah ada pemikiran, rencana, maupun pembicaraan pemerintah Turki membeli vaksin Nusantara," kata Iqbal, beberapa hari lalu.
Ia menegaskan, tidak ada pembicaraan mengenai kemungkinan uji klinis vaksin Nusantara tahap ketiga di Turki. Hal ini karena kasus harian Covid-19 di negara tersebut sudah di bawah 17.000 per hari, terlebih vaksinasi dosis lengkap juga angkanya cukup tinggi, sudah mencapai 45% penduduk atau sekitar 93 juta dosis.
Kabar ini mencuat setelah informasi yang mengatakan bahwa Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan akan membeli vaksin Nusantara dari Indonesia sebanyak 5 juta dosis menyebar di publik. Terkait dengan rumor tersebut, Duta Besar Indonesia untuk Turki Lalu Muhammad Iqbal menegaskan bahwa tidak benar Turki akan membeli vaksin Nusantara.
Baca Juga: Anak di Bawah 12 Tahun Boleh Sekolah Tatap Muka, Begini Saran IDI
"Hasil klarifikasi saya kepada otoritas berwenang di Turki dapat dipastikan tidak pernah ada pemikiran, rencana, maupun pembicaraan pemerintah Turki membeli vaksin Nusantara," kata Iqbal, beberapa hari lalu.
Ia menegaskan, tidak ada pembicaraan mengenai kemungkinan uji klinis vaksin Nusantara tahap ketiga di Turki. Hal ini karena kasus harian Covid-19 di negara tersebut sudah di bawah 17.000 per hari, terlebih vaksinasi dosis lengkap juga angkanya cukup tinggi, sudah mencapai 45% penduduk atau sekitar 93 juta dosis.
Lihat Juga :