Vaksin Nusantara, dari Rumor Dibeli Turki hingga Larangan Diperjualbelikan
Senin, 06 September 2021 - 18:08 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi, Turki tidak cocok untuk uji klinis vaksin tahap ketiga," tegasnya.
Lagi pula, sambung Iqbal, Turki hingga kini sudah mengembangkan tiga jenis vaksin buatan mereka sendiri dan dua di antaranya telah memasuki uji klinis tahap ketiga.
Di sisi lain, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengeluarkan pernyataan resmi bahwa vaksin Nusantara tidak bisa diperjualbelikan dengan alasan jenis vaksin Nusantara yang berupa autologus, tidak bisa dipakai secara umum.
Menurut Juru Bicara Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, artinya vaksin Nusantara itu bersifat individual.
"Sel dendritik bersifat autologus, artinya dari materi yang digunakan dari diri kita sendiri dan untuk diri kita sendiri. Sehingga tidak bisa digunakan untuk orang lain. Jadi, produknya hanya bisa dipergunakan untuk diri pasien sendiri," papar Siti Nadia, belum lama ini.
Lagi pula, sambung Iqbal, Turki hingga kini sudah mengembangkan tiga jenis vaksin buatan mereka sendiri dan dua di antaranya telah memasuki uji klinis tahap ketiga.
Di sisi lain, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengeluarkan pernyataan resmi bahwa vaksin Nusantara tidak bisa diperjualbelikan dengan alasan jenis vaksin Nusantara yang berupa autologus, tidak bisa dipakai secara umum.
Menurut Juru Bicara Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, artinya vaksin Nusantara itu bersifat individual.
"Sel dendritik bersifat autologus, artinya dari materi yang digunakan dari diri kita sendiri dan untuk diri kita sendiri. Sehingga tidak bisa digunakan untuk orang lain. Jadi, produknya hanya bisa dipergunakan untuk diri pasien sendiri," papar Siti Nadia, belum lama ini.
Lihat Juga :