Studi: Interferon Bantu Percepat Pemulihan Pasien Covid-19

Minggu, 31 Mei 2020 - 05:25 WIB
loading...
Studi: Interferon Bantu...
Tim peneliti mempertimbangkan terapi IFN-a untuk Covid-19 setelah mereka menunjukkan interferon memberikan manfaat terapeutik selama wabah SARS. / Foto: ilustrasi/IBD News Today
A A A
TORONTO - Tim peneliti internasional telah menemukan bahwa obat antivirus interferon (IFN) -a2b- dapat membantu mempercepat pemulihan pasien Covid-19. Diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Immunology, penelitian ini mengungkapkan bahwa pengobatan dengan interferon (IFN) -a2b secara signifikan mempercepat pembersihan virus dan mengurangi kadar protein inflamasi pada pasien Covid-19.

"Daripada mengembangkan antivirus khusus virus untuk setiap wabah virus baru, kita harus mempertimbangkan interferon sebagai responden pertama dalam hal pengobatan," kata ketua peneliti studi sekaligus profesor di University of Toronto, Kanada, Dr Eleanor Fish seperti dikutip Times Now News, belum lama ini.

Tim peneliti mempertimbangkan terapi IFN-a untuk Covid-19 setelah mereka menunjukkan interferon memberikan manfaat terapeutik selama wabah SARS tahun 2002 dan 2003. Mereka menemukan bahwa pengobatan dengan obat ini, yang telah digunakan secara klinis selama bertahun-tahun, secara signifikan mengurangi durasi virus yang terdeteksi di saluran pernapasan bagian atas, rata-rata sekitar tujuh hari.

Obat ini juga mengurangi kadar interleukin (IL) -6 dan protein C-reaktif (CRP) dalam darah, dua protein inflamasi yang ditemukan pada pasien Covid-19. Untuk temuan ini, para peneliti melakukan studi eksplorasi pada sekelompok 77 pasien dengan Covid-19 di Wuhan, China.

Mereka mewakili kasus penyakit moderat karena tidak ada pasien yang memerlukan perawatan intensif atau suplementasi atau inkubasi oksigen yang berkepanjangan. Menurut para peneliti, obat bekerja memberikan beberapa wawasan penting dan baru terhadap penyakit Covid-19, terutama pengobatan IFN-a2b dapat mempercepat pembersihan virus dari saluran pernapasan atas dan juga mengurangi tingkat sirkulasi faktor-faktor inflamasi yang terkait dengan Covid-19.

Dr Fish menjelaskan bahwa uji klinis acak adalah langkah penting berikutnya. Menurutnya, uji klinis dengan kelompok pasien terinfeksi yang lebih besar yang secara acak menjalani pengobatan atau plasebo akan melanjutkan penelitian ini.

Studi lain, yang diterbitkan dalam jurnal The Lancet, menyatakan bahwa dua minggu terapi antivirus yang menggabungkan kekuatan tiga obat antivirus telah menunjukkan harapan dalam merawat pasien yang dirawat di rumah sakit dengan virus Covid-19 ringan hingga sedang.

Kombinasi obat yang diuji dalam percobaan termasuk - interferon beta-1b yang dikembangkan untuk mengobati multiple sclerosis (MS), lopinavir-ritonavir yang biasanya digunakan untuk mengobati HIV dan ribavirin, obat virus hepatitis C oral.
(nug)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lab Indonesia 2026 Perkuat...
Lab Indonesia 2026 Perkuat Ekosistem Riset dan Industri Berbasis Teknologi
Penelitian: Ubah Pola...
Penelitian: Ubah Pola Makan ke Diet Mediterania Bisa Tambah Umur Bertahun-Tahun
Orang dengan Genetik...
Orang dengan Genetik Ini Tidak Miliki Bau Badan
8 Virus yang Berpotensi...
8 Virus yang Berpotensi Menyebabkan Pandemi, Ancaman bagi Kesehatan Global
Studi Ungkap Laki-Laki...
Studi Ungkap Laki-Laki dengan Buah Zakar Kecil Lebih Sayang Anak
FKUI Ungkap Fakta Terbaru...
FKUI Ungkap Fakta Terbaru Penyakit Celiac di Indonesia, Prevalensi hingga Pasien yang Berisiko Tinggi
AS Kenalkan Mikroskop...
AS Kenalkan Mikroskop dengan Resolusi Detail hingga yang Terkecil
Riset LAPI ITB: Konektivitas...
Riset LAPI ITB: Konektivitas Digital Dongkrak PDRB dan Serap 685 Ribu Tenaga Kerja
FK Unair Kolaborasi...
FK Unair Kolaborasi dengan Adelaide University, Soroti Sistem Kesehatan Kebidanan Indonesia
Rekomendasi
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
Berita Terkini
Begini Respons Ruben...
Begini Respons Ruben Onsu Usai Permintaan Maaf Sarwendah Viral
Richard Lee Resmi Dilimpahkan...
Richard Lee Resmi Dilimpahkan ke Kejati Banten, Tinggal Tunggu Jadwal Sidang Perdana
Indonesia Manufacturing...
Indonesia Manufacturing Symposium 2026, Membangun Sistem Enterprise
Album Baru Slank Republik...
Album Baru Slank Republik Fufu Fafa Resmi Meluncur, Sarat Kritik Sosial
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh dengan Keseruan: Menjelajahi Pesona Malaysia, Singapura & Thailand
Sinopsis Sinetron Terikat...
Sinopsis Sinetron 'Terikat Janji' Eps 62: Dipa Terus Memprovokasi Novan, Sementara Davina Merasakan Firasat Buruk
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H, Kamis 19 Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved