Berolahraga Dapat Bantu Tingkatkan Kebugaran Mental
Minggu, 31 Mei 2020 - 07:27 WIB
loading...
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa olahraga dapat membantu meningkatkan kebugaran mental. / Foto: ilustrasi/TeenLife
A
A
A
BASEL - Penelitian terbaru menunjukkan bahwa olahraga dapat membantu meningkatkan kebugaran mental. Analisis skala besar dilakukan di Universitas Basel dan rekan-rekan mereka di Universitas Tsukuba, Jepang. Kelompok penelitian dengan partisipasi Dr Sebastian Ludyga dan Profesor Uwe Puhse mengevaluasi 80 studi individu untuk mengidentifikasi beberapa karakteristik kunci.
Olahraga ketahanan, olahraga kekuatan atau campuran komponen-komponen ini dinilai bisa meningkatkan kinerja kognitif. Namun, olahraga yang terkoordinasi dan menantang serta memerlukan pola gerakan yang kompleks dan interaksi dengan sesama pemain secara signifikan lebih efektif.
"Untuk berkoordinasi selama olahraga tampaknya bahkan lebih penting daripada total volume kegiatan olahraga," kata Sebastian Ludyga seperti dilansir Times Now News, baru-baru ini.
Tingkat total olahraga yang lebih tinggi tidak selalu mengarah pada tingkat efektivitas kebugaran mental yang lebih tinggi. Durasi yang lebih lama per unit akitivitas fisik menjanjikan peningkatan yang lebih besar dalam kinerja kognitif dalam periode waktu yang lebih lama.
Sama seperti kondisi fisik, kinerja kognitif berubah sepanjang hidup. Ini bagus untuk potensi peningkatan selama masa kanak-kanak (fase perkembangan kognitif) dan selama usia tua (fase degradasi kognitif). Namun, kelompok penelitian dari Departemen Olahraga, Latihan dan Kesehatan (DSBG) di University of Basel tidak dapat menemukan indikator berbagai tingkat efektivitas kegiatan olahraga dalam berbagai kelompok umur.
Olahraga ketahanan, olahraga kekuatan atau campuran komponen-komponen ini dinilai bisa meningkatkan kinerja kognitif. Namun, olahraga yang terkoordinasi dan menantang serta memerlukan pola gerakan yang kompleks dan interaksi dengan sesama pemain secara signifikan lebih efektif.
"Untuk berkoordinasi selama olahraga tampaknya bahkan lebih penting daripada total volume kegiatan olahraga," kata Sebastian Ludyga seperti dilansir Times Now News, baru-baru ini.
Tingkat total olahraga yang lebih tinggi tidak selalu mengarah pada tingkat efektivitas kebugaran mental yang lebih tinggi. Durasi yang lebih lama per unit akitivitas fisik menjanjikan peningkatan yang lebih besar dalam kinerja kognitif dalam periode waktu yang lebih lama.
Sama seperti kondisi fisik, kinerja kognitif berubah sepanjang hidup. Ini bagus untuk potensi peningkatan selama masa kanak-kanak (fase perkembangan kognitif) dan selama usia tua (fase degradasi kognitif). Namun, kelompok penelitian dari Departemen Olahraga, Latihan dan Kesehatan (DSBG) di University of Basel tidak dapat menemukan indikator berbagai tingkat efektivitas kegiatan olahraga dalam berbagai kelompok umur.
Lihat Juga :