Awalnya Jadi Reseller, Pasangan Ini Sukses Kembangkan Brand Sepatu
Minggu, 12 September 2021 - 07:43 WIB
loading...
Melstore milik pasangan suami istri Dinda Amelia Tanjung dan Arief Juntara merupakan toko sepatu handmade asal Jakarta yang didirikan sejak 2014. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Berawal dari menjadi reseller toko grosir, duo pengusaha ini sukses menjalankan roda bisnis mereka dengan label Melstore.
Melstore milik pasangan suami istri Dinda Amelia Tanjung dan Arief Juntara merupakan toko sepatu handmade asal Jakarta yang didirikan sejak 2014. Awalnya, Melstore hanyalah toko online yang menjual sepatu-sepatu wanita dari berbagai brand.
Baca Juga: Fashion Show 7 Desainer Indonesia di KJRI New York
Dinda dan Arief mengawali usaha mereka saat berusia 18 tahun dengan cara menjadi reseller toko-toko sepatu grosir. Tanpa stok barang, mereka menjual dagangan hanya bermodalkan foto yang diambil menggunakan kamera handphone.
Sejak awal, Dinda dan Arief sudah memanfaatkan media sosial sebagai sarana berjualan mereka, di mana pada tahun tersebut masih jarang sekali toko yang menggeluti jualan online. Berkat kegigihan, di tahun pertama usaha, mereka sudah mampu mengumpulkan sedikit modal lalu membuka booth pertama di salah satu mal di Depok. Dinda dan Arief memulai semuanya berdua tanpa bantuan karyawan.
Melstore milik pasangan suami istri Dinda Amelia Tanjung dan Arief Juntara merupakan toko sepatu handmade asal Jakarta yang didirikan sejak 2014. Awalnya, Melstore hanyalah toko online yang menjual sepatu-sepatu wanita dari berbagai brand.
Baca Juga: Fashion Show 7 Desainer Indonesia di KJRI New York
Dinda dan Arief mengawali usaha mereka saat berusia 18 tahun dengan cara menjadi reseller toko-toko sepatu grosir. Tanpa stok barang, mereka menjual dagangan hanya bermodalkan foto yang diambil menggunakan kamera handphone.
Sejak awal, Dinda dan Arief sudah memanfaatkan media sosial sebagai sarana berjualan mereka, di mana pada tahun tersebut masih jarang sekali toko yang menggeluti jualan online. Berkat kegigihan, di tahun pertama usaha, mereka sudah mampu mengumpulkan sedikit modal lalu membuka booth pertama di salah satu mal di Depok. Dinda dan Arief memulai semuanya berdua tanpa bantuan karyawan.
Lihat Juga :