Desa Wisata Koto Jadi Destinasi Menarik di Riau, Sandiaga Uno: Mirip Raja Ampat
Minggu, 12 September 2021 - 23:10 WIB
loading...
A
A
A
Selanjutnya ikan patin di Desa Wisata Koto Mesjid, kemudian diolah masyarakat menjadi berbagai macam produk kuliner dengan cita rasa yang unik, seperti kerupuk kulit patin, abon patin, bakso patin, siomay patin, nuget patin, otak-otak patin, cilok patin, ikan asin patin, batagor patin, hingga es dawet patin, serta ada pula keripik batang pisang, dan kelapa jelly (dekla).
Kemudian produk ekonomi kreatif di Kampung Patin ini juga sangat menarik. Misalnya saja produk kriya dari hasil olahan bambu, seperti rotan, dan pandan. Bahkan teman difabel (tuna rungu) juga ikut serta dalam mengolah produk kriya olahan bambu lidi rotan.
Selain Arik daya Desa Wisata Koto Mesjid adalah wisata alam dan buatan, serta wisata alamnya sendiri terdapat Sungai Kampar, yang menjadi salah satu sungai terpanjang di Riau, dengan panjang 600 km.
Terdapat juga Sungai Gagak, yang memiliki air terjun yang indah. Serta Lembah Aman dan Talau Pusako. Kemudian, untuk wisata buatannya terdapat danau atau waduk buatan yang pada tahun 1991 dimanfaatkan untuk PLTA. Namun kini danau tersebut dijadikan sebagai tempat wisata, karena memiliki pemandangan alam yang sangat cantik seperti di Raja Ampat.
Baca Juga: Bertahan 50 Besar Ajang ADWI, Desa Ara Gudang Ahli Pembuat Perahu Pinisi
Kemudian produk ekonomi kreatif di Kampung Patin ini juga sangat menarik. Misalnya saja produk kriya dari hasil olahan bambu, seperti rotan, dan pandan. Bahkan teman difabel (tuna rungu) juga ikut serta dalam mengolah produk kriya olahan bambu lidi rotan.
Selain Arik daya Desa Wisata Koto Mesjid adalah wisata alam dan buatan, serta wisata alamnya sendiri terdapat Sungai Kampar, yang menjadi salah satu sungai terpanjang di Riau, dengan panjang 600 km.
Terdapat juga Sungai Gagak, yang memiliki air terjun yang indah. Serta Lembah Aman dan Talau Pusako. Kemudian, untuk wisata buatannya terdapat danau atau waduk buatan yang pada tahun 1991 dimanfaatkan untuk PLTA. Namun kini danau tersebut dijadikan sebagai tempat wisata, karena memiliki pemandangan alam yang sangat cantik seperti di Raja Ampat.
Baca Juga: Bertahan 50 Besar Ajang ADWI, Desa Ara Gudang Ahli Pembuat Perahu Pinisi
Lihat Juga :