Jaga Mesin Kendaraan Tetap Awet dengan Bijak Memilih BBM

Selasa, 14 September 2021 - 15:03 WIB
loading...
A A A
Arief menjelaskan penggunaan bahan bakar dengan oktan yang lebih rendah rupanya bisa membuat kendaraan lebih boros. ”Dalam 1 liter yang sama dan kondisi rute luar kota pada perjalanan bebas hambatan, penggunaan premium (Oktan 88) hanya mampu menjangkau 15 km per liter, sedangkan Pertamax (Oktan 92) bisa 20 km per liter untuk mesin kendaraan 1.500 cc. Ini akibat pembakaran dalam mesin lebih sempurna,” ujar Arief.

Arief pun menjelaskan ada titik atas dalam ruang pembakaran bahan bakar. Piston seharusnya menyisakan 10,3 derajat dari titik atas, yaitu hampir mendekati titik atas, bahan bakar baru boleh meledak. Itulah kondisi ideal agar saat piston bergerak ke bawah, dapat menghasilkan tenaga untuk kendaraan.

"Kalau pakai bahan bakar oktan rendah (premium) karena meledak duluan, piston baru bergerak belum sampai titik atasnya, sudah disuruh mundur. Itulah yang membuat kenapa kita pakai bensin boros," terang Arief.

Hal itu dikarenakan bahan bakar belum waktunya terbakar, akan tetapi kenyataannya penggunaan BBM oktan rendah belum sampai ke atas, pistonnya sudah terbakar. Hal itu membuat tenaga maksimal dan irit tidak bisa dicapai. Sejatinya, sifat bakar bakar yang oktannya tinggi dalam hal ini pertamax, itu sesuai timing dengan mesin sehingga performa mesin dan keiritan bahan bakar dapat dicapai.

Arief menjelaskan dengan bersemangat karena ia dan rekan-rekan mekanik lainnya sering menangani mesin yang mengalami penumpukan kerat karbon akibat kesalahan dalam memilih bahan bakar. “Kami sering menangani busi yang hitam dan kerak pada mesin akibat salah penggunaan bahan bakar," katanya.

Baca juga: Dukung GBBI, Pertamina Dorong Transformasi Digital dengan Kolaborasi antara UMKM dan BUMDes

Ia menambahkan kalau hasil pembakarannya hitam itu menunjukkan penggunaan bahan bakar yang boros. “Kalau piston sudah hitam sekali berarti oktannya tidak sesuai karena meledak duluan, dia terbakar duluan jadinya menimbulkan kerak-kerak hitam,” tambahnya.

Arief mengungkapkan bahkan ada beberapa kejadian karena salah satu faktornya adalah kesalahan penggunaan BBM yang tidak sesuai spesifikasi kendaraan, menyebabkan kendaraan turun mesin sebelum waktunya.

"Kalau sudah turun mesin, kira-kira taksiran biayanya untuk enggantian sparepart yang orisinil di bengkel resmi apabila tidak parah bisa merogoh kocek sampai Rp15 juta. Kalau kondisinya parah, biaya yang dikeluarkan bisa mencapai 30 juta," tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis BBM Bayangi Aktivitas...
Krisis BBM Bayangi Aktivitas Harian, Tren Bike to Work Kembali Dilirik?
Jerome Polin Hitung...
Jerome Polin Hitung Uang Korupsi Pertamina, Bisa Bangun 193 Ribu Sekolah dan Kuliahi Jutaan Orang
Deva Mahenra Sentil...
Deva Mahenra Sentil Kasus Korupsi Pertamina, Singgung Produk dalam Negeri yang Diakali
PERTAMINA Symphony Merah...
PERTAMINA Symphony Merah Putih di Kota Minyak
Kampung Wisata Adat...
Kampung Wisata Adat Malasigi Juara 1 Desa Wisata Rintisan dalam ADWI 2024
Pertamina Mendadak Jadi...
Pertamina Mendadak Jadi Trending Topic Gegara Aksi Pria Ludahi Pengendara Mobil
Kondisi Jalur Distribusi...
Kondisi Jalur Distribusi Membaik, Penyaluran BBM di Sumatera Barat Kembali Stabil
Jaga Distribusi BBM...
Jaga Distribusi BBM di Aceh, Pertamina Patra Niaga Perkuat Operasional Terminal
Kegiatan Homecoming...
Kegiatan Homecoming Tour Local Heroes Indonesia
Rekomendasi
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Berita Terkini
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps 21: Elio Diam-Diam Terus Mendekati Arumi
Lewat Buku, Saddam Permana...
Lewat Buku, Saddam Permana Bongkar Kisah Masa Lalunya
Ruben Onsu Bongkar Bukti...
Ruben Onsu Bongkar Bukti Transfer Rp11,3 Miliar untuk Rumah Sarwendah
Pernah Didiagnosis Depresi...
Pernah Didiagnosis Depresi Mayor, Saddam Permana Ceritakan Titik Terendah Hidupnya
Baper dan Penuh Twist!...
Baper dan Penuh Twist! Bring Back My Heart Jadi Microdrama yang Wajib Ditonton di V+Short
Road To Kilau Raya MNCTV...
Road To Kilau Raya MNCTV Siap Ajak Warga Klaten Joget dan Nyanyi Lagu-Lagu Viral
Infografis
Tank Karrar, Kendaraan...
Tank Karrar, Kendaraan Tempur Iran dengan Teknologi Canggih
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved