Sandiaga Uno Tanggapi Video Viral yang Haramkan Berwisata ke Candi Borobudur
Kamis, 16 September 2021 - 08:42 WIB
loading...
A
A
A
Lebih lanjut, menurut Sandiaga, wajah Indonesia merepresentasikan keragaman suku, bahasa, budaya serta agama. Terlebih kekuatan paling besarnya adalah Bhineka Tunggal Ika.
Kemudian Sandiaga pun sempat membaca sebuah buku, di mana di dalamnya menjelaskan tentang sejarah kesultanan Demak Bintoro. Bahwa dulu Walisongo, serta Raden Fatah yang menjadi sultan pertama malahan sangat menghargai keragaman atau kearifan lokal yang sudah ada, seperti di Indonesia.
Sandiaga menilai dan melihat, Candi Borobudur merupakan destinasi prioritas, serta sebagai A Living Monument. Situs ini juga saksi sejarah di Nusantara. Bahkan candi tersebut masuk dalam UNESCO Heritage yang harus dijaga.
Meski demikian, pendapat tersebut kembali pada keyakinan masing-masing. Sandiaga pun tak ingin mengusik kepercayaan pihak lain. Ia pun percaya, bahwa Islam merupakan agama yang memiliki toleransi yang tinggi terhadap perbedaan.
"Saya memegang keyakinan bahwa kita menganut Islam yang rahmatan lil alamin, Islam yang sangat toleransi terhadap umat beragama lain," tuturnya.
Kemudian Sandiaga pun sempat membaca sebuah buku, di mana di dalamnya menjelaskan tentang sejarah kesultanan Demak Bintoro. Bahwa dulu Walisongo, serta Raden Fatah yang menjadi sultan pertama malahan sangat menghargai keragaman atau kearifan lokal yang sudah ada, seperti di Indonesia.
Sandiaga menilai dan melihat, Candi Borobudur merupakan destinasi prioritas, serta sebagai A Living Monument. Situs ini juga saksi sejarah di Nusantara. Bahkan candi tersebut masuk dalam UNESCO Heritage yang harus dijaga.
Meski demikian, pendapat tersebut kembali pada keyakinan masing-masing. Sandiaga pun tak ingin mengusik kepercayaan pihak lain. Ia pun percaya, bahwa Islam merupakan agama yang memiliki toleransi yang tinggi terhadap perbedaan.
"Saya memegang keyakinan bahwa kita menganut Islam yang rahmatan lil alamin, Islam yang sangat toleransi terhadap umat beragama lain," tuturnya.
(hri)
Lihat Juga :