Makan Korban Seorang Bocah, Virus Nipah Patut Diwaspadai
Kamis, 16 September 2021 - 14:11 WIB
loading...
A
A
A
Hari berikutnya, 7 September, berdasar hasil pemeriksaan laboratorium, pejabat mengumumkan bahwa 8 dari 20 kontak erat dinyatakan negatif virus Nipah.
Sayangnya, petugas kesehatan yang menangani kontak erat mulai menunjukkan gejala yang mirip dengan si bocah. Ya, gejala infeksi virus Nipah dan karena itu para nakes tersebut dirawat di rumah sakit sambil menunggu hasil tes.
Tak hanya melakukan identifikasi pada kontak erat, pejabat India pun mulai menutup area rumah si bocah sekitar 3,2 meter untuk menyelidiki wabah tersebut. Diharapkan dengan melakukan upaya ini, penyebaran virus dapat diminimalisir sekecil mungkin.
#Apa itu Virus Nipah?
Virus Nipah secara alamiah dapat ditemukan di alam dan banyak dimiliki pada tubuh kelelawar buah dari genus Pteropus. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) memastikan bahwa virus ini dapat melompat ke tubuh hewan lainnya, termasuk manusia.
"Jika virus menginfeksi tubuh, gejala yang muncul antara lain pembengkakan otak yang dikenal sebagai ensefalitis dan karena masalah tersebut, tubuh akan demam, sakit kepala, diikuti dengan kantuk, disorientasi, dan kebingungan," papar laporan tersebut.
"Orang yang terinfeksi virus Nipah dapat koma dalam waktu 48 jam setelah menunjukkan gejala," tegas CDC.
Sayangnya, petugas kesehatan yang menangani kontak erat mulai menunjukkan gejala yang mirip dengan si bocah. Ya, gejala infeksi virus Nipah dan karena itu para nakes tersebut dirawat di rumah sakit sambil menunggu hasil tes.
Tak hanya melakukan identifikasi pada kontak erat, pejabat India pun mulai menutup area rumah si bocah sekitar 3,2 meter untuk menyelidiki wabah tersebut. Diharapkan dengan melakukan upaya ini, penyebaran virus dapat diminimalisir sekecil mungkin.
#Apa itu Virus Nipah?
Virus Nipah secara alamiah dapat ditemukan di alam dan banyak dimiliki pada tubuh kelelawar buah dari genus Pteropus. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) memastikan bahwa virus ini dapat melompat ke tubuh hewan lainnya, termasuk manusia.
"Jika virus menginfeksi tubuh, gejala yang muncul antara lain pembengkakan otak yang dikenal sebagai ensefalitis dan karena masalah tersebut, tubuh akan demam, sakit kepala, diikuti dengan kantuk, disorientasi, dan kebingungan," papar laporan tersebut.
"Orang yang terinfeksi virus Nipah dapat koma dalam waktu 48 jam setelah menunjukkan gejala," tegas CDC.
Lihat Juga :