5 Jenis dan Gejala Gangguan Kecemasan yang Perlu Anda Tahu

Minggu, 31 Mei 2020 - 21:33 WIB
loading...
5 Jenis dan Gejala Gangguan...
Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang gangguan kecemasan. Foto Ilustrasi/HelpGuide.org
A A A
JAKARTA - Beberapa waktu lalu, selebgram Rachel Vennya mengaku bahwa ia dan sang suami mengidap gangguan kecemasan dengan jenis yang berbeda. Melalui akun Instagramnya, Rachel mengatakan, ia dan suami masing-masing didiagnosis mengidap Bipolar Disorder dan Generelized Anxiety Disorder.

Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang gangguan kecemasan ini. Dilansir dari laman Insider, kebanyakan orang memang akan mengalami perasaan cemas atau khawatir beberapa kali dalam hidup mereka. Gangguan kecemasan didiagnosis ketika ada jumlah kecemasan yang tidak proporsional. Artinya gangguan tersebut telah mengganggu kegiatan sehari-hari dalam periode waktu yang lama.

Berikut lima jenis gangguan kecemasan, gejala umum, serta cara mengatasinya menurut National Institute of Mental Health. (Baca Juga: Ini Beberapa Cara yang Bisa Membantu Merawat Kesehatan Mental )

1. Fobia Sederhana atau Spesifik
Jika Anda sangat takut pada ketinggian, darah, jarum, laba-laba, atau objek lain, berarti Anda memiliki fobia tertentu. Fobia spesifik hanya menjadi gangguan ketika rasa takut membuat Anda lebih sulit untuk bekerja, beradaptasi dengan rutinitas normal, bahkan sampai merusak harga diri ataupun hubungan.

2. Gangguan Panik
Gangguan ini ditandai dengan rasa takut dan serangan panik berulang. Serangan panik biasanya melibatkan detak jantung yang semakin cepat, gemetar, dan sesak napas. Serangan panik bisa menjadi gangguan panik jika seseorang mengalami serangan panik tambahan.

3. Agoraphobia
Gangguan kecemasan ini melibatkan rasa takut seseorang ketika berada di luar rumah sendirian dan berusaha menghindari serangan panik. Gangguan ini termasuk saat seseorang berada di ruang terbuka seperti taman, ataupun berada di ruang tertutup semisal supermarket, saat menggunakan transportasi umum, atau saat berada di tengah orang banyak. Orang-orang yang mengidap gangguan ini biasanya merasa takut dalam situasi tersebut karena mereka merasa tidak dapat melarikan diri jika mengalami serangan panik.

4. Gangguan Kecemasan Sosial
Gangguan ini adalah ketakutan umum yang intens terhadap situasi atau kinerja sosial, seperti misalnya saat memberikan pidato. Orang dengan gangguan kecemasan sosial sering khawatir tentang pikiran buruk orang lain kala menilai mereka. Mereka takut bakal mempermalukan diri sendiri di depan orang lain.

5. Kecemasan Umum
Kecemasan ini ditandai oleh kekhawatiran berlebihan tentang dua atau lebih aspek kehidupan. Misalnya keuangan dan interaksi sosial. Kekhawatiran yang berlebihan dapat menyebabkan kelelahan, bermasalah dengan fokus, lekas marah, dan susah tidur. Kekhawatiran yang terus terjadi selama lebih dari enam bulan dan merusak kualitas hidup dapat berubah menjadi gangguan kecemasan umum.

Setelah mengetahui jenis gangguan kecemasan, berikut gejala yang bisa dialami sebagian orang menurut Shannon O'Neill, Asisten Profesor Psikiatri di Mount Sinai West. (Baca Juga: Usir Stres dan Kecemasan Akibat Corona dengan Lima Kegiatan Ini )

1. Kesulitan mentolerir ketidakpastian atau hal yang tidak diketahui.
2. Perenungan tentang masa depan.
3. Kekakuan kognitif atau ketidakmampuan untuk beradaptasi dengan situasi baru.
4. Kebutuhan akan kendali.

Gejala tersebut dapat bermanifestasi menjadi masalah lebih lanjut, seperti:

1. Kesulitan mengendalikan kekhawatiran.
2. Ketidakmampuan untuk merasakan ketenangan.
3. Merasa tegang.
4. Masalah gastrointestinal.
5. Kelelahan.
6. Insomnia atau masalah tidur.
7. Pikiran obsesif.
8. Perilaku ritual untuk meredakan gejala kecemasan.
9. Menghindari aktivitas sehari-hari.

Jika Anda merasa memiliki gangguan kecemasan, pertimbangkan keputusan untuk mencari bantuan dari ahli kesehatan mental berlisensi seperti terapis, psikiater, atau psikolog . Selain itu, kondisi kesehatan dan riwayat medis Anda beserta keluarga adalah hal yang penting karena gangguan kecemasan sering dipengaruhi oleh genetika atau lingkungan keluarga Anda. (Deslita Krissanta Sibuea)
(tsa)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
HighEnd Magazine Dorong...
HighEnd Magazine Dorong Perempuan Modern Peduli Mental Wellness Lewat HighTea Eksklusif
Tips Mengatasi Doomscrolling,...
Tips Mengatasi Doomscrolling, Kebiasaan Scroll Berita Buruk yang Rusak Kesehatan Mental
Anak Tantrum karena...
Anak Tantrum karena Sosmed Dibatasi? Ini Tips Mengatasinya
Waduh! Lebih dari 700...
Waduh! Lebih dari 700 Ribu Anak Indonesia Terdeteksi Cemas dan Depresi
Sentuhan Kemanusiaan...
Sentuhan Kemanusiaan di Wilayah Bencana: Fokus pada Kesehatan Mental dan Kebangkitan Usaha Perempuan
6 Kebiasaan Sederhana...
6 Kebiasaan Sederhana yang Ternyata Bisa Merusak Kesehatan Jika Diabaikan
Wujudkan Ruang Aman...
Wujudkan Ruang Aman bagi Anak, Ibu-Ibu di Bajawa Dibekali Edukasi Pengasuhan dan Kesehatan
Saatnya Negara Memperkuat...
Saatnya Negara Memperkuat Profesi Psikolog Klinis
Anak-anak Sudah Melek...
Anak-anak Sudah Melek Digital, Negara Hadir Melindungi
Rekomendasi
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
Amnesty International...
Amnesty International Desak TNI Tak Dilibatkan Jaga Demo Mahasiswa Hari Ini
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Berita Terkini
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
Cut Meyriska Syok Hanania...
Cut Meyriska Syok Hanania Travel Bermasalah, Padahal Sudah Kantongi Akreditasi dan Rekor MURI
Diperiksa Terkait Kasus...
Diperiksa Terkait Kasus Hanania Travel, Cut Meyriska dan Roger Danuarta Serahkan Bukti ke Polisi
Bisa Tetap Berkarya!...
Bisa Tetap Berkarya! Ini Tips Menjaga Kualitas Hidup Setelah Pensiun
Rahasia Bebas Bergerak:...
Rahasia Bebas Bergerak: Mengapa Kesehatan Sendi Kunci Utama Gaya Hidup Aktif
Badan Bau Amis Meski...
Badan Bau Amis Meski Sudah Mandi? Bisa Jadi Tanda Penyakit Langka Trimethylaminuria
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved