Berkat Teknologi, Aneurisma Otak Kini Bisa Ditangani Tanpa Pembedahan
Sabtu, 18 September 2021 - 07:47 WIB
loading...
Aneurisma otak merupakan kondisi di mana dinding pembuluh darah otak melebar atau menonjol (ballooning) akibat lemahnya dinding pembuluh darah tersebut. / Foto: ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Sebagian besar masyarakat mungkin masih banyak yang belum paham tentang aneurisma otak . Padahal, penyakit ini setiap tahunnya diperkirakan sudah menelan 500.000 korban jiwa.
Penyakit ini merupakan kondisi di mana dinding pembuluh darah otak melebar atau menonjol (ballooning) akibat lemahnya dinding pembuluh darah tersebut.
Apabila aneurisma ini pecah dapat mengakibatkan kondisi fatal yaitu perdarahan otak (subarachnoid) dan kerusakan otak. Pecahnya aneurisma ini diperkirakan dialami oleh 1 orang setiap 18 menit.
Aneurisma otak dapat terjadi pada siapa saja, dan umumnya sebelum pecah aneurisma tidak bergejala, sehingga dianjurkan untuk melakukan brain check-up secara rutin.
Baca juga: Intip Harga Outfit Luna Maya di New York, Ternyata Seharga Mobil
Head of Neurosurgeon RS Pusat Otak Nasional (PON), dr. Abrar Arham, Sp.BS mengatakan, aneurisma memang tidak selalu berujung pada kematian.
Penyakit ini merupakan kondisi di mana dinding pembuluh darah otak melebar atau menonjol (ballooning) akibat lemahnya dinding pembuluh darah tersebut.
Apabila aneurisma ini pecah dapat mengakibatkan kondisi fatal yaitu perdarahan otak (subarachnoid) dan kerusakan otak. Pecahnya aneurisma ini diperkirakan dialami oleh 1 orang setiap 18 menit.
Aneurisma otak dapat terjadi pada siapa saja, dan umumnya sebelum pecah aneurisma tidak bergejala, sehingga dianjurkan untuk melakukan brain check-up secara rutin.
Baca juga: Intip Harga Outfit Luna Maya di New York, Ternyata Seharga Mobil
Head of Neurosurgeon RS Pusat Otak Nasional (PON), dr. Abrar Arham, Sp.BS mengatakan, aneurisma memang tidak selalu berujung pada kematian.
Lihat Juga :