Tanggulangi Stunting dan Gizi Buruk dengan Gerakan Masif Masyarakat
Sabtu, 18 September 2021 - 00:42 WIB
loading...
Berupaya menanggulangi gizi buruk, Gerakan Satu Hati (GSH) melakukan aksi masif dari seluruh komponen masyarakat, pemerintah hingga swasta. / Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Data Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hilir pada Februari 2021 menunjukkan, terdapat 19 balita mengalami gizi buruk , dan 588 balita lainnya mengalami gizi kurang.
Hal tersebut terjadi lantaran pola konsumsi makanan yang tidak bergizi, ekonomi keluarga, adanya penyakit penyerta hingga pengetahuan mengenai perilaku hidup bersih sehat masih minim.
Berupaya menanggulanginya, Gerakan Satu Hati (GSH) melakukan aksi masif dari seluruh komponen masyarakat, pemerintah hingga swasta.
Gerakan tersebut mengajak seluruh lapisan masyarakat, di mana hasilnya digunakan untuk pemenuhan gizi anak-anak terutama balita. Terlebih, di tengah pandemi Covid-19 yang mengakibatkan terbatasnya anggaran pemerintah, termasuk untuk kebutuhan penanggulangan stunting .
Baca juga: 5 Alasan Face Concealer Wajib Ada di Tas Makeup Anda
Hal tersebut terjadi lantaran pola konsumsi makanan yang tidak bergizi, ekonomi keluarga, adanya penyakit penyerta hingga pengetahuan mengenai perilaku hidup bersih sehat masih minim.
Berupaya menanggulanginya, Gerakan Satu Hati (GSH) melakukan aksi masif dari seluruh komponen masyarakat, pemerintah hingga swasta.
Gerakan tersebut mengajak seluruh lapisan masyarakat, di mana hasilnya digunakan untuk pemenuhan gizi anak-anak terutama balita. Terlebih, di tengah pandemi Covid-19 yang mengakibatkan terbatasnya anggaran pemerintah, termasuk untuk kebutuhan penanggulangan stunting .
Baca juga: 5 Alasan Face Concealer Wajib Ada di Tas Makeup Anda
Lihat Juga :