Ini 5 Jenis Makanan yang Tingkatkan Risiko Kanker

Selasa, 28 September 2021 - 13:59 WIB
loading...
Ini 5 Jenis Makanan...
Ini 5 Jenis Makanan yang Tingkatkan Risiko Kanker. Foto/Hellosehat
A A A
JAKARTA - Kebiasaan makan yang tidak sehat dan pilihan makanan yang buruk dapat menyebabkan berbagai penyakit hati, ginjal dan jantung. Sementara beberapa dapat diobati jika terdeteksi tepat waktu, yang lain seperti kanker dapat berubah menjadi mengancam jiwa.

Kanker adalah salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia, tetapi kanker dapat dicegah dengan melakukan perubahan gaya hidup yang relevan. Sel-sel kanker tumbuh di dalam tubuh karena berbagai alasan, dan pola makan yang tidak sehat hanyalah salah satunya.

Kurangnya aktivitas fisik, merokok, obesitas, alkohol dan paparan sinar UV adalah beberapa faktor lain yang mungkin berperan di dalamnya. Ada semakin banyak bukti bahwa kebiasaan diet kita dapat meningkatkan atau menurunkan risiko kanker.

Baca Juga: Kanker, The Silent Killer yang Berkaitan Erat dengan Genetik

Nah, untuk menjaga kesehatan Anda, berikut 5 makanan yang harus Anda hindari, sebagaimana dilansir dari laman Times of India pada Selasa (28/9/2021).

1. Daging olahan

Daging, unggas, ikan, dan telur semuanya sehat, asalkan dimasak dengan benar dan dikonsumsi dalam jumlah sedang. Mengambil produk hewani apa pun yang telah diawetkan dapat menyebabkan masalah kesehatan mulai dari penambahan berat badan hingga kanker.

Pengolahan daging menghasilkan senyawa yang dapat menjadi karsinogen dan dapat menempatkan seseorang pada risiko terkena kanker kolorektal dan perut. Alih-alih daging olahan seperti hot dog, salami, dan sosis, masak daging di rumah selalu lebih baik.

2. Makanan yang digoreng

Asupan makanan yang digoreng secara berlebihan adalah item lain yang dapat menyebabkan pertumbuhan sel kanker dalam tubuh. Ketika makanan seperti kentang atau daging digoreng pada suhu tinggi, senyawa yang disebut akrilamida terbentuk.

Baca Juga: Nasi Dapat Menyebabkan Kanker Jika Tidak Dimasak dengan Benar

Studi menunjukkan bahwa senyawa ini memiliki sifat karsinogenik dan bahkan merusak DNA. Selain itu, gorengan juga dapat meningkatkan stres oksidatif dan peradangan dalam tubuh yang terkait dengan pertumbuhan sel kanker. Alih-alih menggoreng makanan, carilah metode memasak lain yang lebih sehat.

3. Produk olahan

Baik itu tepung olahan, gula atau minyak, semuanya berpotensi membuat Anda berisiko terkena sel kanker. Studi menunjukkan bahwa gula dan karbohidrat yang diproses tinggi dapat meningkatkan risiko stres oksidatif dan peradangan dalam tubuh, yang dapat menyebabkan berbagai jenis kanker.

Mereka yang dietnya tinggi dalam produk olahan memiliki risiko lebih besar terkena kanker ovarium, payudara, dan endometrium (rahim). Cobalah untuk mengurangi asupan produk olahan dengan melakukan pertukaran yang sehat.

Alih-alih gula memiliki jaggery atau madu, ganti karbohidrat olahan dengan gandum utuh dan beralih dari minyak olahan ke minyak mustard dan mentega.

4. Alkohol dan minuman berkarbonasi

Baik alkohol dan minuman berkarbonasi mengandung gula rafinasi dan kandungan kalori yang tinggi. Asupan yang berlebihan dari salah satu minuman tersebut dapat meningkatkan jumlah radikal bebas dalam tubuh, yang pada gilirannya dapat menyebabkan peradangan.

Alkohol juga mengganggu fungsi kekebalan Anda, sehingga sulit bagi tubuh Anda untuk mendeteksi dan menargetkan sel-sel prakanker dan kanker.

5. Makanan kaleng dan kemasan

Makanan kaleng dan kemasan digemari banyak orang karena praktis. Tetapi, sebagian besar kemasan makanan siap masak dilapisi dengan bahan kimia bernama Bisphenol A (BPA). Senyawa ini bila larut dalam makanan dapat menyebabkan ketidakseimbangan hormon, perubahan DNA, dan kanker.
(hri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wamenkes Dante: Kanker...
Wamenkes Dante: Kanker Tiroid pada Laki-laki Berisiko Lebih Ganas dibanding Wanita
Isu Semprot Parfum di...
Isu Semprot Parfum di Leher Sebabkan Kanker dan Tiroid Ternyata Mitos, Ini Kata Dokter
Tips Sate Sehat Anti...
Tips Sate Sehat Anti Kanker ala Menkes, Cocok untuk Olahan Daging Kurban
Angka Kasus Kanker Tembus...
Angka Kasus Kanker Tembus 408 Ribu, Teknologi SPECT/CT Pertama Hadir untuk Putus Diagnosis Stadium Lanjut
Kanker Usus Besar Mulai...
Kanker Usus Besar Mulai Serang Kalangan Anak Muda, Jangan Sepelekan Gejala Ini
Perawatan Kanker Kini...
Perawatan Kanker Kini Mengarah pada Pendekatan Individual
Teknologi Medis dan...
Teknologi Medis dan Terapi Presisi Hadirkan Harapan Baru Penanganan Kanker pada Perempuan
Tingginya Kasus Kanker...
Tingginya Kasus Kanker Paru: Tantangan Skrining, Diagnosis, hingga Akses Terapi
Vaksin Kanker Buatan...
Vaksin Kanker Buatan Rusia Menunjukkan Hasil Awal yang Menjanjikan
Rekomendasi
Menimbang Bioetanol...
Menimbang Bioetanol Berbasis Tetes Tebu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
Berita Terkini
Aletha Abew Ajak Anak...
Aletha Abew Ajak Anak Rajin Mandi Lewat Lagu Ceria yang Sarat Pesan Positif
Kenyamanan Menginap...
Kenyamanan Menginap di Berbagai Pilihan Hotel yang Favorit
Sinopsis The Value of...
Sinopsis The Value of Patience: Perjuangan Alex Mengejar Cinta dan Masa Depan
Datangi Bareskrim, Dude...
Datangi Bareskrim, Dude Harlino Kembalikan Uang Rp5,2 Miliar Honor PT DSI
Trisno Pas Band Abaikan...
Trisno Pas Band Abaikan Kaki Bengkak sebelum Divonis Gagal Ginjal Kronis
Trisno Pas Band Kritis,...
Trisno Pas Band Kritis, Gagal Ginjal dan Alami Sumbatan di Otak
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved