Ucup Menelan Kekalahan dari Kania, Akankah Ucup Mendapatkan Kesempatan kembali Mewakili Tunas Sakti?
Minggu, 03 Oktober 2021 - 18:48 WIB
loading...
Ucup Menelan Kekalahan dari Kania, Akankah Ucup Mendapatkan Kesempatan kembali Mewakili Tunas Sakti?. Foto/MNC Media
A
A
A
Sinetron ‘Kuraih Bintang’ selalu menginspirasi lewat kisah seorang anak bernama Ucup yang berjuang untuk mewujudkan mimpinya menjadi atlet bulutangkis juara dunia. Kisah seru perjuangan Ucup dapat selalu disaksikan setiap hari, pukul 19.30 WIB.
Kisah dimulai ketika Ucup berharap memenangkan pertandingan supaya bisa memperoleh uang untuk membelikan Cicih HP, Leni menyayangkan mental Ucup menjadi rusak hanya karena uang. Kania berpapasan dengan Toyo membahas masalah jahitan untuk anak Pa Toyo, ketahuan Bagas yang menegur Kania. Dan menyuruh Kania langsung ke lapangan untuk langsung bertanding dengan Ucup. Pertandingan seru berlangsung, Kania mampu menaklukkan Ucup dengan score 21 – 17, bersamaan dengan Cicih yang tersrempet mobil dan terjatuh pingsan.
Pak Toyo yang kebetulan menuju Susi Tailor melihat wanita pingsan langsung teriak minta tolong, warga langsung berbondong menolong Cicih, bersamaan dengan Jaya yang kebetulan lewat terkejut dan langsung mengantarkan Cicih ke Klinik Sentosa. Kania merasa bersalah karena sudah mengalahkan Ucup untuk mewakili Tunas Sakti di Junior Badminton. Topan mengejek kekalahan Ucup melawan Kania. Dalam keterpurukannya, Topan sholat dan teringat pesan Cicih.
Baca Juga: Siapakah yang Mewakili Tunas Sakti di Turnamen Yunior ? Saksikan di ‘Kuraih Bintang’
Bonang dan Abe menyemangati Ucup. Dari Pak Toyo, Kania mendapat informasi kalo Ibunya Ucup kecelakaan. Mendapatkan info dari Pak Toyo, Ucup langsung ijin kepada Chandra dan Marsya untuk melihat kondisi Ibunya. Dalam perjalanan Ucup sempat mendapatkan informasi ada orang yang kecelakaan dan meninggal. Chandra memberikan instruksi pelatihan Drilling Rotasi, yang berguna untuk pemain ganda campuran.
Kisah dimulai ketika Ucup berharap memenangkan pertandingan supaya bisa memperoleh uang untuk membelikan Cicih HP, Leni menyayangkan mental Ucup menjadi rusak hanya karena uang. Kania berpapasan dengan Toyo membahas masalah jahitan untuk anak Pa Toyo, ketahuan Bagas yang menegur Kania. Dan menyuruh Kania langsung ke lapangan untuk langsung bertanding dengan Ucup. Pertandingan seru berlangsung, Kania mampu menaklukkan Ucup dengan score 21 – 17, bersamaan dengan Cicih yang tersrempet mobil dan terjatuh pingsan.
Pak Toyo yang kebetulan menuju Susi Tailor melihat wanita pingsan langsung teriak minta tolong, warga langsung berbondong menolong Cicih, bersamaan dengan Jaya yang kebetulan lewat terkejut dan langsung mengantarkan Cicih ke Klinik Sentosa. Kania merasa bersalah karena sudah mengalahkan Ucup untuk mewakili Tunas Sakti di Junior Badminton. Topan mengejek kekalahan Ucup melawan Kania. Dalam keterpurukannya, Topan sholat dan teringat pesan Cicih.
Baca Juga: Siapakah yang Mewakili Tunas Sakti di Turnamen Yunior ? Saksikan di ‘Kuraih Bintang’
Bonang dan Abe menyemangati Ucup. Dari Pak Toyo, Kania mendapat informasi kalo Ibunya Ucup kecelakaan. Mendapatkan info dari Pak Toyo, Ucup langsung ijin kepada Chandra dan Marsya untuk melihat kondisi Ibunya. Dalam perjalanan Ucup sempat mendapatkan informasi ada orang yang kecelakaan dan meninggal. Chandra memberikan instruksi pelatihan Drilling Rotasi, yang berguna untuk pemain ganda campuran.
Lihat Juga :