Rahasia Belajar Bahasa Asing Menurut Para Poliglot
Selasa, 02 Juni 2020 - 14:47 WIB
loading...
Belajar banyak bahasa harus disertai metode belajar yang kita sukai biar prosesnya lebih mudah. Foto/Adobe Stock
A
A
A
JAKARTA - Poliglot adalah sebutan bagi orang yang fasih banyak bahasa. Banyak orang lalu penasaran dengan rahasia seorang poliglot dalam mempelajari berbagai bahasa.
Lýdia Machová adalah salah satu poliglot. Dia membagikan pengalamannya dalam acara TED tentang hal ini. Dia bertemu dengan para poligot lainnya dan menanyakan metode mereka untuk bisa menguasai banyak bahasa.
Contoh pertama dari Benny dari Irlandia. Metode yang dia lakukan adalah berbicara langsung sejak hari pertama dia belajar. Berbekal beberapa frasa dari buku panduan percakapan berwisata, Benny langsung berbicara dengan penutur asli bahasa tersebut.
Gakpeduli dengan 200 kesalahan yang dihasilkan setiap hari, karena begitulah cara dia belajar. Apalagi dengan teknologi sekarang, kita bisa dengan mudah berbicara dengan berbagai penutur asli bahasa asing lewat teknologi.
Contoh lainnya adalah Lucas dari Brasil. Dia menambahkan ratusan penutur asli bahasa Rusia yang gakdikenal di Skype lalu memulai percakapan "Hai" dalam bahasa Rusia.
![Rahasia Belajar Bahasa Asing Menurut Para Poliglot]()
Foto: Freepik
Setelah itu, dia mulai mempelajari pola berkomunikasi orang Rusia lewat percakapan dari ratusan orang asing yang dia temui di Skype.
Setiap poliglot punya caranya sendiri untuk mempelajari bahasa asing. Mulai dari meniru suara dari bahasa tersebut, belajar 500 kata yang sering digunakan, hingga mempelajari tata bahasanya.
Pada akhirnya mereka semua bisa fasih berbagai bahasa asing karena mereka punya satu kesamaan, yaitu menemukan cara untuk menikmati proses pembelajaran itu.
Setiap poliglot menggunakan metode yang berbeda tapi mereka selalu memastikan bahwa mereka menikmati proses belajarnya.
Lýdia bercerita pengalamannya belajar bahasa Spanyol. Dia bosan dengan buku teks dan memilih membaca novel "Harry Potter" dalam versi bahasa Spanyol karena itu buku favoritnya saat kecil.
Lýdia Machová adalah salah satu poliglot. Dia membagikan pengalamannya dalam acara TED tentang hal ini. Dia bertemu dengan para poligot lainnya dan menanyakan metode mereka untuk bisa menguasai banyak bahasa.
Contoh pertama dari Benny dari Irlandia. Metode yang dia lakukan adalah berbicara langsung sejak hari pertama dia belajar. Berbekal beberapa frasa dari buku panduan percakapan berwisata, Benny langsung berbicara dengan penutur asli bahasa tersebut.
Gakpeduli dengan 200 kesalahan yang dihasilkan setiap hari, karena begitulah cara dia belajar. Apalagi dengan teknologi sekarang, kita bisa dengan mudah berbicara dengan berbagai penutur asli bahasa asing lewat teknologi.
Contoh lainnya adalah Lucas dari Brasil. Dia menambahkan ratusan penutur asli bahasa Rusia yang gakdikenal di Skype lalu memulai percakapan "Hai" dalam bahasa Rusia.

Foto: Freepik
Setelah itu, dia mulai mempelajari pola berkomunikasi orang Rusia lewat percakapan dari ratusan orang asing yang dia temui di Skype.
Setiap poliglot punya caranya sendiri untuk mempelajari bahasa asing. Mulai dari meniru suara dari bahasa tersebut, belajar 500 kata yang sering digunakan, hingga mempelajari tata bahasanya.
Pada akhirnya mereka semua bisa fasih berbagai bahasa asing karena mereka punya satu kesamaan, yaitu menemukan cara untuk menikmati proses pembelajaran itu.
Setiap poliglot menggunakan metode yang berbeda tapi mereka selalu memastikan bahwa mereka menikmati proses belajarnya.
Lýdia bercerita pengalamannya belajar bahasa Spanyol. Dia bosan dengan buku teks dan memilih membaca novel "Harry Potter" dalam versi bahasa Spanyol karena itu buku favoritnya saat kecil.
Lihat Juga :