Film Pendek Bungkam, Kebenaran yang Tak Pernah Terungkap
Jum'at, 08 Oktober 2021 - 13:58 WIB
loading...
A
A
A
Yang jelas, ia berupaya untuk menghapus semua jejak dan bukti perjuangan organisasi perempuan yang tertinggal di rumahnya, meski dengan berurai air mata.
![Film Pendek Bungkam, Kebenaran yang Tak Pernah Terungkap]()
Foto: Genflix
Tepat setelah semua bukti dibakar, sejumlah petugas menyerbu kediamannya. Dengan beringas mereka menuntut perempuan itu memberikan informasi mengenai keberadaan rekan-rekannya yang lain, yang barangkali sedang bersembunyi atau belum diketahui identitasnya. Namun, si perempuan tetap memilih tutup mulut meski harus mengalami berbagai macam penyiksaan.
Tidak ada penjahat yang akan dengan sukarela mengaku kalau ia telah melakukan tindak kejahatan. Pernyataan ini memang sangat masuk akal. Namun, apakah itu berarti kita lantas dibenarkan untuk menganiaya seorang terduga penjahat demi membuatnya mengaku?
Bisakah kita nantinya memastikan bahwa pengakuannya itu adalah sebuah kebenaran dan bukan akibat tidak kuat lagi menanggung siksa?
Sebaliknya, bagaimana jika orang tersebut ternyata tetap memilih bungkam meski harus berkorban nyawa? Mungkinkah hal itu berarti sesungguhnya ia memang tidak bersalah dan bersikeras mempertahankan kehormatannya dengan menolak untuk dikriminalisasi?
Sejak kemerdekaannya, Indonesia telah menetapkan ideologi dasar yang merupakan cerminan jati diri bangsa yakni Pancasila. Oleh karena itu, sudah sepatutnya jika mereka yang berniat menggeser Pancasila tersebut dengan paham yang lain ditindak dengan tegas.

Foto: Genflix
Tepat setelah semua bukti dibakar, sejumlah petugas menyerbu kediamannya. Dengan beringas mereka menuntut perempuan itu memberikan informasi mengenai keberadaan rekan-rekannya yang lain, yang barangkali sedang bersembunyi atau belum diketahui identitasnya. Namun, si perempuan tetap memilih tutup mulut meski harus mengalami berbagai macam penyiksaan.
Tidak ada penjahat yang akan dengan sukarela mengaku kalau ia telah melakukan tindak kejahatan. Pernyataan ini memang sangat masuk akal. Namun, apakah itu berarti kita lantas dibenarkan untuk menganiaya seorang terduga penjahat demi membuatnya mengaku?
Bisakah kita nantinya memastikan bahwa pengakuannya itu adalah sebuah kebenaran dan bukan akibat tidak kuat lagi menanggung siksa?
Sebaliknya, bagaimana jika orang tersebut ternyata tetap memilih bungkam meski harus berkorban nyawa? Mungkinkah hal itu berarti sesungguhnya ia memang tidak bersalah dan bersikeras mempertahankan kehormatannya dengan menolak untuk dikriminalisasi?
Sejak kemerdekaannya, Indonesia telah menetapkan ideologi dasar yang merupakan cerminan jati diri bangsa yakni Pancasila. Oleh karena itu, sudah sepatutnya jika mereka yang berniat menggeser Pancasila tersebut dengan paham yang lain ditindak dengan tegas.
Lihat Juga :