Hasil Studi: Konsumsi Teh dan Kopi Setiap Hari Bikin Panjang Umur
Minggu, 24 Oktober 2021 - 09:02 WIB
loading...
A
A
A
Pertanyaan tersebut melibatkan topik diet dan gaya hidup, termasuk seberapa banyak peserta berolahraga, apakah mereka merokok, berapa banyak mereka tidur, dan berapa banyak teh hijau dan kopi yang mereka konsumsi setiap hari. Pada akhir penelitian, 309 partisipan telah meninggal.
Studi tersebut menyimpulkan bahwa mereka yang minum satu cangkir teh hijau setiap hari memiliki peluang kematian dini 15% lebih rendah, dan mereka yang minum dua hingga tiga cangkir memiliki peluang 27% lebih rendah. Minum empat cangkir memiliki peluang 40% lebih rendah untuk kematian dini.
Ketika berbicara tentang kopi, minum satu cangkir per hari diamati memiliki kemungkinan kematian 19% lebih rendah, dan mereka yang minum dua cangkir kopi per hari dikaitkan dengan kemungkinan kematian dini 41% lebih rendah. Orang-orang dengan kemungkinan kematian dini terendah adalah mereka yang memberi peringkat empat cangkir teh hijau dan dua cangkir kopi setiap hari.
"Kami menemukan bahwa konsumsi teh hijau dan kopi yang lebih tinggi secara signifikan dikaitkan dengan penurunan semua penyebab kematian pada pasien dengan diabetes tipe 2," kata peneliti.
Baca Juga: Buka Banyak Lapangan Kerja, Sandiaga: Kopi Aceh Ikut Bangkitkan Ekonomi
Studi tersebut menyimpulkan bahwa mereka yang minum satu cangkir teh hijau setiap hari memiliki peluang kematian dini 15% lebih rendah, dan mereka yang minum dua hingga tiga cangkir memiliki peluang 27% lebih rendah. Minum empat cangkir memiliki peluang 40% lebih rendah untuk kematian dini.
Ketika berbicara tentang kopi, minum satu cangkir per hari diamati memiliki kemungkinan kematian 19% lebih rendah, dan mereka yang minum dua cangkir kopi per hari dikaitkan dengan kemungkinan kematian dini 41% lebih rendah. Orang-orang dengan kemungkinan kematian dini terendah adalah mereka yang memberi peringkat empat cangkir teh hijau dan dua cangkir kopi setiap hari.
"Kami menemukan bahwa konsumsi teh hijau dan kopi yang lebih tinggi secara signifikan dikaitkan dengan penurunan semua penyebab kematian pada pasien dengan diabetes tipe 2," kata peneliti.
Baca Juga: Buka Banyak Lapangan Kerja, Sandiaga: Kopi Aceh Ikut Bangkitkan Ekonomi
Lihat Juga :