10 Lokasi Fiktif Terbaik di Film Disney
Senin, 25 Oktober 2021 - 22:59 WIB
loading...
A
A
A
8. Wonderland — Alice In Wonderland
![10 Lokasi Fiktif Terbaik di Film Disney]()
Wonderland dari film animasi Alice in Wonderland yang dirilis Disney pada 1951 menghidupkan banyak visual ikonik dari sumber materi cerita dengan cara tetap dipertahankan di adaptasi lain cerita ini. Wonderland adalah contoh sempurna atas setting seperti apa film yang dibuat, karena tanpanya tidak akan ada cerita. Petualangan Alice hanya benar-benar dimulaia ketika dia masuk dan berusaha melogikakan suasana baru di sekitarnya. Ini menjadi agak sulit karena mereka sering kontradiktif dengan alam. Cerita tentang berteman dengan yang tidak dikenal, penduduk nyentrik Wonderland mencerminkan rumah aneh mereka.
7. Zootopia — Zootopia
![10 Lokasi Fiktif Terbaik di Film Disney]()
Memadukan kehidupan kota dengan kerajaan hewan sepertinya sebuah tugas yang sulit. Tapi Zootopia melakukannya. Mereka menciptakan sebuah masyarakat di mana semua hewan ada, tapi juga menjelajahi masalah sebuah setting yang punya praduga tertentu terhadap spesies yang dianggap sebagai predator atau mangsa.
Kotanya padat dengan detail-detail kecil yang mengilustrasikan betapa semua jenis pengaruh hewan akan berdampak pada setting urban, lebih banyak akan terlihat ketika menonton ulang film ini. Mengombinasikan masyarakat yang familiar dengan penduduk yang tidak familiar, Zootopia bekerja dengan baik untuk membawa masuk audiens-nya ke dunia mereka. Ini membuat film ini bisa mengeksplorasi tema ketakutan dan praduga dengan cara yang terasa emosional.
6. Halloween Town — The Nightmare Before Christmas
![10 Lokasi Fiktif Terbaik di Film Disney]()
Setting film The Night Before Christmas menambah atmosfir tunggalnya. Meskipun Christmas Town adalah bagian integral ceritanya, Halloween Town adalah lokasi di mana sebagian aksinya terjadi. Kota ini penuh telur Paskah yang mungkin terlewat oleh para penggemarya. Rumah Jack itu penting untuk memahami motivasinya dan komunitasnya di seluruh ceritanya. Mengombinasikan keanehan dengan tekad bulat Jack untuk mengambil tugas Natal, setting-nya menegaskan cerita yang kontras dan menekankan mengapa Jack melakukan kesalahan.
5. The Great Before — Soul
![10 Lokasi Fiktif Terbaik di Film Disney]()
Soul adalah film yang mengeksplorasi pertanyaan filosofi dan kualitas mimpi di setting-nya di The Great Before mencerminkan sifat pemikirnya, sebagai sebuah ruangan yang penuh dengan bentuk halus dengan warna pastel. Dengan film ini lebih banyak berfokus pada konflik dan ekspektasi internal, masuk akal jika sifat kabut The Great Before adalah ruangan yang sederhana, yang memberikan karakternya lebih banyak peluang untuk tampil ketimbang bersaing dengan setting yang berkilauan. Terlebih, warna ruangan ini kontras dengan yang ada di bumi untuk menunjukkan betapa berbedanya pengalaman dua dunia ini.
4. New Mushroomton — Onward
![10 Lokasi Fiktif Terbaik di Film Disney]()
Cerita Onward dimulai di New Mushroomton, sebuah kota yang populasinya terdiri atas banyak makhluk fantasi. Dunia ini mencampur genre fantasi dengan kehidupan modern. Ini juga menjadi pendukung prems cerita film bahwa sihir pernah menjadi sesuatu yang umum dan perkembangan teknologi menjadikannya jadi kuno. Kombinasi mobil dan centaur, sekolah dan mantra membuat New Mushroomton menjadi tempat yang melupakan asal usulnya.

Wonderland dari film animasi Alice in Wonderland yang dirilis Disney pada 1951 menghidupkan banyak visual ikonik dari sumber materi cerita dengan cara tetap dipertahankan di adaptasi lain cerita ini. Wonderland adalah contoh sempurna atas setting seperti apa film yang dibuat, karena tanpanya tidak akan ada cerita. Petualangan Alice hanya benar-benar dimulaia ketika dia masuk dan berusaha melogikakan suasana baru di sekitarnya. Ini menjadi agak sulit karena mereka sering kontradiktif dengan alam. Cerita tentang berteman dengan yang tidak dikenal, penduduk nyentrik Wonderland mencerminkan rumah aneh mereka.
7. Zootopia — Zootopia

Memadukan kehidupan kota dengan kerajaan hewan sepertinya sebuah tugas yang sulit. Tapi Zootopia melakukannya. Mereka menciptakan sebuah masyarakat di mana semua hewan ada, tapi juga menjelajahi masalah sebuah setting yang punya praduga tertentu terhadap spesies yang dianggap sebagai predator atau mangsa.
Kotanya padat dengan detail-detail kecil yang mengilustrasikan betapa semua jenis pengaruh hewan akan berdampak pada setting urban, lebih banyak akan terlihat ketika menonton ulang film ini. Mengombinasikan masyarakat yang familiar dengan penduduk yang tidak familiar, Zootopia bekerja dengan baik untuk membawa masuk audiens-nya ke dunia mereka. Ini membuat film ini bisa mengeksplorasi tema ketakutan dan praduga dengan cara yang terasa emosional.
6. Halloween Town — The Nightmare Before Christmas

Setting film The Night Before Christmas menambah atmosfir tunggalnya. Meskipun Christmas Town adalah bagian integral ceritanya, Halloween Town adalah lokasi di mana sebagian aksinya terjadi. Kota ini penuh telur Paskah yang mungkin terlewat oleh para penggemarya. Rumah Jack itu penting untuk memahami motivasinya dan komunitasnya di seluruh ceritanya. Mengombinasikan keanehan dengan tekad bulat Jack untuk mengambil tugas Natal, setting-nya menegaskan cerita yang kontras dan menekankan mengapa Jack melakukan kesalahan.
5. The Great Before — Soul

Soul adalah film yang mengeksplorasi pertanyaan filosofi dan kualitas mimpi di setting-nya di The Great Before mencerminkan sifat pemikirnya, sebagai sebuah ruangan yang penuh dengan bentuk halus dengan warna pastel. Dengan film ini lebih banyak berfokus pada konflik dan ekspektasi internal, masuk akal jika sifat kabut The Great Before adalah ruangan yang sederhana, yang memberikan karakternya lebih banyak peluang untuk tampil ketimbang bersaing dengan setting yang berkilauan. Terlebih, warna ruangan ini kontras dengan yang ada di bumi untuk menunjukkan betapa berbedanya pengalaman dua dunia ini.
4. New Mushroomton — Onward

Cerita Onward dimulai di New Mushroomton, sebuah kota yang populasinya terdiri atas banyak makhluk fantasi. Dunia ini mencampur genre fantasi dengan kehidupan modern. Ini juga menjadi pendukung prems cerita film bahwa sihir pernah menjadi sesuatu yang umum dan perkembangan teknologi menjadikannya jadi kuno. Kombinasi mobil dan centaur, sekolah dan mantra membuat New Mushroomton menjadi tempat yang melupakan asal usulnya.
Lihat Juga :