Viral! Tak Mampu Beli Pembalut, Wanita Ini Puasa Agar Tidak Menstruasi
Sabtu, 13 November 2021 - 06:05 WIB
loading...
A
A
A
Ketika pandemi Covid-19 dan lockdown berikutnya dimulai di Malaysia, Endang dan keluarga masih bisa bertahan hidup. Tabungannya pada saat itu memungkinkan keluarganya yang terdiri dari enam orang untuk bertahan selama dua tahun.
Namun, kesehatan ayahnya memburuk sejak April 2020 sehingga menguras keuangan mereka. Biaya medis dan biaya perjalanan ke rumah sakit setiap hari membuat Endang semakin sulit untuk bertahan hidup ketika pandemi melanda. Ia juga punya tiga anak.
“Rata-rata menstruasi saya akan datang setiap 20 -21 hari dan akan terjadi selama lima hingga tujuh hari. Frekuensi penggantian pembalut saya adalah setiap 3 jam. Penggunaan pembalut sekali pakai yang saya butuhkan biayanya sekitar RM60," jelas Endang.
"Saya perlu menggunakan pembalut yang menggunakan bahan yang tidak mengiritasi kulit di sekitar vagina saya,” tambahnya.
Baca Juga: Viral! Video Kenangan Mertua Bersama Vanessa Angel Jualan di Pasar Tanah Abang
Sekitar Juli 2020, Endang menyadari bahwa dia perlu mengurangi biaya untuk memenuhi kebutuhan makanan orangtua dan anak-anaknya. Karena itu, Endang beralih ke merek pembalut wanita yang lebih murah yang harganya sekitar RM15.
“RM15 adalah nilai kecil bagi mereka yang mampu, tetapi dalam situasi saya saat itu, saya merasa bahwa nilai RM15 dapat dihabiskan untuk sepotong kecil ayam mentah yang dapat memberi makan anggota keluarga saya selama empat hari. Saya kemudian mencoba mencari solusi agar tidak perlu membeli pembalut," ujar Endang.
Namun, kesehatan ayahnya memburuk sejak April 2020 sehingga menguras keuangan mereka. Biaya medis dan biaya perjalanan ke rumah sakit setiap hari membuat Endang semakin sulit untuk bertahan hidup ketika pandemi melanda. Ia juga punya tiga anak.
“Rata-rata menstruasi saya akan datang setiap 20 -21 hari dan akan terjadi selama lima hingga tujuh hari. Frekuensi penggantian pembalut saya adalah setiap 3 jam. Penggunaan pembalut sekali pakai yang saya butuhkan biayanya sekitar RM60," jelas Endang.
"Saya perlu menggunakan pembalut yang menggunakan bahan yang tidak mengiritasi kulit di sekitar vagina saya,” tambahnya.
Baca Juga: Viral! Video Kenangan Mertua Bersama Vanessa Angel Jualan di Pasar Tanah Abang
Sekitar Juli 2020, Endang menyadari bahwa dia perlu mengurangi biaya untuk memenuhi kebutuhan makanan orangtua dan anak-anaknya. Karena itu, Endang beralih ke merek pembalut wanita yang lebih murah yang harganya sekitar RM15.
“RM15 adalah nilai kecil bagi mereka yang mampu, tetapi dalam situasi saya saat itu, saya merasa bahwa nilai RM15 dapat dihabiskan untuk sepotong kecil ayam mentah yang dapat memberi makan anggota keluarga saya selama empat hari. Saya kemudian mencoba mencari solusi agar tidak perlu membeli pembalut," ujar Endang.
Lihat Juga :