Trafik Naik, XL Tingkatkan Kapasitas Jaringan Data Dua Kali Lipat
Rabu, 22 April 2020 - 16:09 WIB
loading...
PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus meningkatkan kualitas jaringan data di seluruh wilayah Indonesia. Ilustrasi/Dok/SINDOnews
A
A
A
BANDUNG - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus meningkatkan kualitas jaringan data di seluruh wilayah Indonesia. Penguatan jaringan data ini terus dilakukan seiring dengan meningkatnya trafik penggunaan layanan data.
Presiden Direktur & CEO PT XL Axiata Dian Siswarini, mengatakan, pihak nya telah meningkatkan kapasitas jaringan data hingga 2 kali lipat. Hal ini sering naiknya trafik pengunaan data saat pandemi COVID 19. Dimana mayarakat banyak berdiam di rumah dan mengakses internet.
Saat ini beberapa area mengalami peningkatan trafik data yang relatif merata seperti regional Sumatera sekitar 15,9%, regional Jabodetabek dan sebagian Kalimantan 15,8%, regional Central:Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta dan sebagian Kalimantan 15,5%, East:Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi dan sekitarnya 15,8%.
Dari pola penggunaan data dan aplikasi, layanan berbasis streaming mendominasi mencapai sekitar 66%, Instant Messaging 16%, Social Network 11,5%, dan lain-lain sekitar 6,5%. Secara keseluruhan selama periode waktu diberlakukanya kebijakan bekerja dari rumah (WFH) dan belajar dari rumah (SFH), untuk trafik layanan seluler terjadi peningkatan trafik sekitar 18% dari kondisi normal.
"Sedangkan untuk layanan XL Home peningkatan trafik sekitar 20% dari kondisi normal. Kenaikan trafik terjadi secara merata di berbagai kota/wilayah khususnya di wilayah perumahan/residensial," katanya, Rabu (22/4/2020). (Baca juga; WhatsApp Coba Perluas Pengunaan Video Grup hingga 8 Orang )
Presiden Direktur & CEO PT XL Axiata Dian Siswarini, mengatakan, pihak nya telah meningkatkan kapasitas jaringan data hingga 2 kali lipat. Hal ini sering naiknya trafik pengunaan data saat pandemi COVID 19. Dimana mayarakat banyak berdiam di rumah dan mengakses internet.
Saat ini beberapa area mengalami peningkatan trafik data yang relatif merata seperti regional Sumatera sekitar 15,9%, regional Jabodetabek dan sebagian Kalimantan 15,8%, regional Central:Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta dan sebagian Kalimantan 15,5%, East:Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi dan sekitarnya 15,8%.
Dari pola penggunaan data dan aplikasi, layanan berbasis streaming mendominasi mencapai sekitar 66%, Instant Messaging 16%, Social Network 11,5%, dan lain-lain sekitar 6,5%. Secara keseluruhan selama periode waktu diberlakukanya kebijakan bekerja dari rumah (WFH) dan belajar dari rumah (SFH), untuk trafik layanan seluler terjadi peningkatan trafik sekitar 18% dari kondisi normal.
"Sedangkan untuk layanan XL Home peningkatan trafik sekitar 20% dari kondisi normal. Kenaikan trafik terjadi secara merata di berbagai kota/wilayah khususnya di wilayah perumahan/residensial," katanya, Rabu (22/4/2020). (Baca juga; WhatsApp Coba Perluas Pengunaan Video Grup hingga 8 Orang )
Lihat Juga :