66 Persen Depresi Akibat Pandemi Covid-19 Ganggu Kualitas Tidur, Begini Cara Mengatasinya
Selasa, 16 November 2021 - 18:20 WIB
loading...
A
A
A
"Selama pandemi ini sebanyak 22 persen orang menyatakan kualitas tidurnya memburuk akibat kejadian terkait Covid-19 yang menyebabkan kecemasan. Kualitas dan kuantitas tidur dapat memengaruhi sistem imun, mood, kebiasaan makan, kesehatan kulit, hingga working memory," kata dr. Inggrid, Selasa (16/11/2021).
Lebih lanjut, dr. Inggrid menambahkan bahwa dibandingkan dengan kuantitas tidur, kualitas tidur lebih penting. Sebab kualitas tidur lebih dominan dalam memengaruhi kesehatan secara keseluruhan.
“Untuk mendapatkan kuantitas tidur yang baik, kebanyakan orang dewasa membutuhkan 7 hingga 9 jam tidur di malam hari. Sedangkan kualitas tidur mengacu pada seberapa baik kualitas tidur malam," lanjutnya.
Ciri-ciri seseorang yang memiliki kualitas tidur baik adalah tidak terbangun di tengah malam atau hanya terbangun satu kali, dan dapat tidur kembali dalam waktu 20 menit setelah terbangun. Namun, masyarakat dengan kualitas tidur buruk tidak perlu berkecil hati.
Baca Juga: DPR Optimistis Pemerintah Siap Hadapi Pandemi Covid-19 pada Akhir Tahun
Lebih lanjut, dr. Inggrid menambahkan bahwa dibandingkan dengan kuantitas tidur, kualitas tidur lebih penting. Sebab kualitas tidur lebih dominan dalam memengaruhi kesehatan secara keseluruhan.
“Untuk mendapatkan kuantitas tidur yang baik, kebanyakan orang dewasa membutuhkan 7 hingga 9 jam tidur di malam hari. Sedangkan kualitas tidur mengacu pada seberapa baik kualitas tidur malam," lanjutnya.
Ciri-ciri seseorang yang memiliki kualitas tidur baik adalah tidak terbangun di tengah malam atau hanya terbangun satu kali, dan dapat tidur kembali dalam waktu 20 menit setelah terbangun. Namun, masyarakat dengan kualitas tidur buruk tidak perlu berkecil hati.
Baca Juga: DPR Optimistis Pemerintah Siap Hadapi Pandemi Covid-19 pada Akhir Tahun
Lihat Juga :