Kenali Risiko Kelahiran Prematur pada Bayi dan Cara Penanganan yang Tepat
Kamis, 18 November 2021 - 17:30 WIB
loading...
A
A
A
Faktor kenyamanan dapat menurunkan metabolisme tubuh yang pada akhirnya bisa meningkatkan saturasi oksigen. Anak lahir prematur yang mendapatkan intervensi kenyamanan yang kondusif dapat memaksimalkan energi yang dimiliki untuk mendukung tumbuh kembangnya sehingga lebih cepat mencapai kondisi kesehatan yang optimal.
Faktor kenyamanan dapat dilakukan dengan membangun ikatan yang kuat (bonding time) antara orangtua dan si kecil dan mempertahankannya sesuai usia pertumbuhan anak.
“Stimulasi sejak dini merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang anak baru lahir. Stimulasi dapat merangsang hubungan antarsel otak (sinaps). Sering memberikan rangsangan dapat menguatkan hubungan sinaps," jabar dr. Putri.
Baca Juga: WHO Sebut AMR Berpotensi Jadi Silent Pandemic di Masa Depan, Ini Penjelasannya
Menurut dr. Putri, variasi rangsangan akan membentuk hubungan yang semakin luas dan kompleks sehingga menstimulasi terbentuknya multiple intelligent. Pemberian stimulasi harus diimbangi dengan pemeriksaan deteksi dini tumbuh kembang oleh tenaga medis dan orang tua.
"Hal ini dapat membantu menemukan penyimpangan tumbuh kembang anak secara dini, sehingga intervensi atau rencana tindakan akan lebih mudah dilakukan," pungkas dr. Putri.
Faktor kenyamanan dapat dilakukan dengan membangun ikatan yang kuat (bonding time) antara orangtua dan si kecil dan mempertahankannya sesuai usia pertumbuhan anak.
“Stimulasi sejak dini merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang anak baru lahir. Stimulasi dapat merangsang hubungan antarsel otak (sinaps). Sering memberikan rangsangan dapat menguatkan hubungan sinaps," jabar dr. Putri.
Baca Juga: WHO Sebut AMR Berpotensi Jadi Silent Pandemic di Masa Depan, Ini Penjelasannya
Menurut dr. Putri, variasi rangsangan akan membentuk hubungan yang semakin luas dan kompleks sehingga menstimulasi terbentuknya multiple intelligent. Pemberian stimulasi harus diimbangi dengan pemeriksaan deteksi dini tumbuh kembang oleh tenaga medis dan orang tua.
"Hal ini dapat membantu menemukan penyimpangan tumbuh kembang anak secara dini, sehingga intervensi atau rencana tindakan akan lebih mudah dilakukan," pungkas dr. Putri.
(tsa)
Lihat Juga :