7 Studio Animasi Pembuat Anime Terbaik Menurut Penggemar
Jum'at, 26 November 2021 - 19:19 WIB
loading...
A
A
A
4. MAPPA
![7 Studio Animasi Pembuat Anime Terbaik Menurut Penggemar]()
Seorang mantan pegawai Madhouse bernama Masao Maruyama memulai MAPPA pada 2011. Sejak saat itu, studio ini telah menelurkan sejumlah hits. Anime pertamanya, Kids on the Slope, adalah cerita tak lekang waktu yang diceritakan lewat jazz. MAPPA juga bertanggung jawab atas Terror in Resonance, satu dari sedikit anime yang secara langsung mengangkat masalah terorisme. MAPPA mengangkat materi yang tidak akan diangkat studio lain yang membantu studio ini jadi terkenal dalam waktu singkat.
3. Studio Bones
![7 Studio Animasi Pembuat Anime Terbaik Menurut Penggemar]()
Studio Bones sudah ada sejak 1998. Mereka bertanggung jawab atas anme seperti Fullmetal Alchemist, My Hero Academia, Mob Psycho 100, Ouran High School Host Club, dan Wolf's Rain. Studio ini didirikan sejumlah mantan karyawan Studio Sunrise, yaitu Masahiko Minami, Hiroshi Osaka, dan Toshihiro Kawamoto. Setelah Osaka meninggal dunia akibat kanker pada 2007, Makoto Watanabe dan Takahiro Komori bergabung ke dewan direksi. Sensibilitas artistik Komori bahkan memberikan desain karakter sejumlah serial. Proyek yang dia tangani sebelumnya antara lain adalah Angelic Layer, Scrapped Princess, dan Darker than Black.
2. Ufotable
![7 Studio Animasi Pembuat Anime Terbaik Menurut Penggemar]()
Sejumlah mantan staf Telecom Animation Film—cabang TMS Entertainment—mendirikan Ufotable pada 2000. Sementara serial anime pertama mereka dirilis pada 2002, mereka tidak mendapatkan gebrakan besar sampai merilis The Garden of Sinners pada 2007. Ufotable dikenal karena menggarap serial Fate seperti Fate/Zero dan Fate/stay night: Unlimited Blade Works. Karya lainnya termasuk God Eater dan Tales of Zestiria the Cross. Dengan kesuksesan Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba, Ufotable telah naik ke puncak sebagai salah satu studio anime terpopuler di Jepang.
Baca Juga: 10 Jagoan Anime yang Hanya Mempunyai Satu Kelemahan
1. Madhouse
![7 Studio Animasi Pembuat Anime Terbaik Menurut Penggemar]()
Pada 1972, sekelompok animator berkemampuan tinggi meninggalkan Mushi Production—studio Osamu Tezuka—dan mendirikan Madhouse. Sejak saat itu, studio tersebut telah memproduksi hit demi hit. Tim ini merekrut sutradara kelas dunia seperti Satoshi Kon dan bekerja dekat dengan artis manga seperti Naoki Urasawa dan CLAMP untuk mengadaptasi karya mereka menjadi anime yang mendalam. Mereka bertanggung jawab atas segalanya dari Card Captor Sakura sampai Death Note.

Seorang mantan pegawai Madhouse bernama Masao Maruyama memulai MAPPA pada 2011. Sejak saat itu, studio ini telah menelurkan sejumlah hits. Anime pertamanya, Kids on the Slope, adalah cerita tak lekang waktu yang diceritakan lewat jazz. MAPPA juga bertanggung jawab atas Terror in Resonance, satu dari sedikit anime yang secara langsung mengangkat masalah terorisme. MAPPA mengangkat materi yang tidak akan diangkat studio lain yang membantu studio ini jadi terkenal dalam waktu singkat.
3. Studio Bones

Studio Bones sudah ada sejak 1998. Mereka bertanggung jawab atas anme seperti Fullmetal Alchemist, My Hero Academia, Mob Psycho 100, Ouran High School Host Club, dan Wolf's Rain. Studio ini didirikan sejumlah mantan karyawan Studio Sunrise, yaitu Masahiko Minami, Hiroshi Osaka, dan Toshihiro Kawamoto. Setelah Osaka meninggal dunia akibat kanker pada 2007, Makoto Watanabe dan Takahiro Komori bergabung ke dewan direksi. Sensibilitas artistik Komori bahkan memberikan desain karakter sejumlah serial. Proyek yang dia tangani sebelumnya antara lain adalah Angelic Layer, Scrapped Princess, dan Darker than Black.
2. Ufotable

Sejumlah mantan staf Telecom Animation Film—cabang TMS Entertainment—mendirikan Ufotable pada 2000. Sementara serial anime pertama mereka dirilis pada 2002, mereka tidak mendapatkan gebrakan besar sampai merilis The Garden of Sinners pada 2007. Ufotable dikenal karena menggarap serial Fate seperti Fate/Zero dan Fate/stay night: Unlimited Blade Works. Karya lainnya termasuk God Eater dan Tales of Zestiria the Cross. Dengan kesuksesan Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba, Ufotable telah naik ke puncak sebagai salah satu studio anime terpopuler di Jepang.
Baca Juga: 10 Jagoan Anime yang Hanya Mempunyai Satu Kelemahan
1. Madhouse

Pada 1972, sekelompok animator berkemampuan tinggi meninggalkan Mushi Production—studio Osamu Tezuka—dan mendirikan Madhouse. Sejak saat itu, studio tersebut telah memproduksi hit demi hit. Tim ini merekrut sutradara kelas dunia seperti Satoshi Kon dan bekerja dekat dengan artis manga seperti Naoki Urasawa dan CLAMP untuk mengadaptasi karya mereka menjadi anime yang mendalam. Mereka bertanggung jawab atas segalanya dari Card Captor Sakura sampai Death Note.
(alv)
Lihat Juga :