Sandiaga Uno Terapkan Prinsip 4 AS untuk Pulihkan Parekraf
Jum'at, 26 November 2021 - 20:02 WIB
loading...
Berfokus pada peningkatan resiliensi daya saing usaha, sosialisasi 4 AS ini mengacu pada empat poin yang menjadi prinsip Menparekraf Sandiaga Uno. / Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia menyosialisasikan semangat inovasi dan adaptasi untuk memulihkan pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia lewat penerapan prinsip 4 AS.
Berfokus pada peningkatan resiliensi daya saing usaha, sosialisasi 4 AS ini mengacu pada empat poin yang menjadi prinsip Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno , di antaranya Kerja KerAS, CerdAS, TuntAS, dan IkhlAS.
Lewat prinsip 4 AS ini, Kemenparekraf berupaya mendorong industri pariwisata dan kreatif untuk kembali bangkit dan menghidupkan perekonomian nasional.
Baca juga: Rencanakan Perjalanan Aman dan Fleksibel Bersama Mister Aladin
Prinsip 4 AS Kemenparekraf dihadirkan untuk merespons dampak pandemi Covid-19, khususnya terhadap sektor pariwisata dan industri kreatif di Indonesia.
Sebelum ditetapkannya berbagai pembatasan sosial selama pandemi, tercatat ada sekitar 16,11 juta wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia di tahun 2019 dan turun 75 persen menjadi 4,02 juta pada 2020.
Berfokus pada peningkatan resiliensi daya saing usaha, sosialisasi 4 AS ini mengacu pada empat poin yang menjadi prinsip Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno , di antaranya Kerja KerAS, CerdAS, TuntAS, dan IkhlAS.
Lewat prinsip 4 AS ini, Kemenparekraf berupaya mendorong industri pariwisata dan kreatif untuk kembali bangkit dan menghidupkan perekonomian nasional.
Baca juga: Rencanakan Perjalanan Aman dan Fleksibel Bersama Mister Aladin
Prinsip 4 AS Kemenparekraf dihadirkan untuk merespons dampak pandemi Covid-19, khususnya terhadap sektor pariwisata dan industri kreatif di Indonesia.
Sebelum ditetapkannya berbagai pembatasan sosial selama pandemi, tercatat ada sekitar 16,11 juta wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia di tahun 2019 dan turun 75 persen menjadi 4,02 juta pada 2020.
Lihat Juga :