Ini Beda Operasi Caesar Biasa dengan ERACS yang Dipilih Nagita Slavina

Sabtu, 27 November 2021 - 08:35 WIB
loading...
Ini Beda Operasi Caesar Biasa dengan ERACS yang Dipilih Nagita Slavina
Nagita Slavina menggunakan operasi caesar ERACS saat melahrikan anak keduanya pada Jumat, 26 November 2021. Metode ini berbeda dari operasi caesar biasa. Foto/Instagram @raffigigi172.
A A A
JAKARTA - Nagita Slavina menggunakan operasi caesar Enhanced Recovery After Cesarean Surgery (ERACS) saat melahirkan anak keduanya pada Jumat, 26 November 2021. Metode ini berbeda dari operasi caesar biasa.

Berkat metode ERACS, istri Raffi Ahmad itu bisa langsung duduk setelah persalinan. Foto dirinya duduk di ranjang rumah sakit pun viral di media sosial dan membuat netizen tercengang. Lalu apa bedanya operasi caesar biasa dengan ERACS?

Dirangkum dari berbagai sumber, Sabtu (27/11/2021) pada persalinan caesar biasa, pasien diminta untuk tidak menggerakan badannya sama sekali dalam kurun waktu 12 jam. Setelah itu, pasien baru diizinkan secara bertahan memiringkan badan kemudian menggerakan badan.

Pada umumnya, pasien dengan tindakan caesar biasa membutuhkan waktu 24 jam pasca operasi untuk bisa duduk dengan alasan agar tidak memengaruhi bekas jahitan. Beberapa kasus juga melibatkan pantangan makanan dan minuman pasca operasi.

Selain itu, operasi caesar biasa diketahui memberi efek mual pasca operasi. Hal ini terjadi karena efek samping obat bius yang diberikan.

Baca Juga: Nagita Slavina Langsung Duduk usai Operasi Caesar, Ini Metode Canggih ERACS yang Dipakai

Sementara ERACS, pasien dalam kurun waktu dua jam pasca operasi sudah bisa duduk dengan normal. Kemudian enam jam pasca operasi, kateter akan dilepas dan pasien sudah bisa buang air kecil secara mandiri.



Selanjutnya, 10 jam pasca operasi, pasien sudah bisa belajar jalan ke kamar mandi secara mandiri, dan maksimal 24 jam pasien sudah diperbolehkan pulang ke rumah bersama buah hati.

Proses ERACS sangat bergantung pada tindakan pemberian obat pereda nyeri. Itu kenapa peran dokter anestesi menjadi cukup penting di persalinan ERACS ini.

Ada beberapa hal yang dianggap lebih ringan dalam proses ERACS ini bagi sang ibu. Misalnya, pasien hanya butuh enam jam untuk puasa makanan dan diharuskan minum air manis dua jam sebelum operasi. Pemberian obat lambung sebelum operasi pun memberi efek baik dengan menurunkan risiko mual pasca operasi.

Bahkan, pasien ERACS sudah bisa makan seperti biasa pada dua jam pasca operasi. Pasien ERACS biasanya juga disarankan mengunyah permen karet untuk mengembalikan fungsi gerak tubuh.

Baca Juga: 6 Makanan Penurun Kolesterol Tinggi, Wajib Dikonsumsi saat Sarapan
(dra)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2703 seconds (11.210#12.26)