Lawan Kekerasan terhadap Perempuan Melalui Aplikasi
Sabtu, 27 November 2021 - 03:42 WIB
loading...
Seseorang yang sedang mengalami kondisi pelecehan seksual secara psikologis memiliki kecenderungan untuk tidak bisa berbuat banyak. / Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Isu kekerasan terhadap perempuan dan kasus pelecehan seksual hingga saat ini masih menjadi masalah besar di Indonesia.
Bertepatan dengan hari anti kekerasan terhadap perempuan, sekelompok penggiat startup Tanah Air muncul dan melahirkan sebuah aplikasi bernama Akasia.
Aplikasi ini dipelopori Dian Mustika, yang juga merupakan founder Komunitas Pejuang Vaginismus, bersama dua orang rekannya Dimas Agil dan Rual Syarif.
Baca juga: 10 Film Asia Paling Kontroversial, dari Adegan Ranjang Vulgar hingga Pembunuhan Sadis
"Awal aplikasi ini tercipta adalah saat saya berada dalam Komunitas Pejuang Vaginismus," kata Dian Mustika saat berjumpa dengan awak media, belum lama ini.
Bertepatan dengan hari anti kekerasan terhadap perempuan, sekelompok penggiat startup Tanah Air muncul dan melahirkan sebuah aplikasi bernama Akasia.
Aplikasi ini dipelopori Dian Mustika, yang juga merupakan founder Komunitas Pejuang Vaginismus, bersama dua orang rekannya Dimas Agil dan Rual Syarif.
Baca juga: 10 Film Asia Paling Kontroversial, dari Adegan Ranjang Vulgar hingga Pembunuhan Sadis
"Awal aplikasi ini tercipta adalah saat saya berada dalam Komunitas Pejuang Vaginismus," kata Dian Mustika saat berjumpa dengan awak media, belum lama ini.
Lihat Juga :